Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Kapal Sampan Tenggelam di Perairan PT.ASL Batam

Tim SAR Gabungan lanjutkan pencarian satu korban kapal sampan tenggelam Di Peraitan PT ASL Batam
Tim SAR Gabungan lanjutkan pencarian satu korban kapal sampan tenggelam Di Peraitan PT ASL Batam

PRESMEDIA.ID, Batam – Pos Tim SAR gabungan Batam, masih terus mencari satu orang korban kecelakaan kapal sampan di perairan PT.ASL Shipyard Kota Batam.

Kepala Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi mengatakan, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Batam, Polsek Batu Aji, Polair, TNI AL, KPLP, Security PT. ASL serta masyarakat nelayan setempat masih melaksanakan pencarian terhadap satu korban.

Pada pencarian hari pertama Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran sekitar area korban tenggelam.

“Namun hingga pukul 22:00 WIB, tanda-tanda korban masih nihil.  Operasi SAR dilanjutkan dengan pemantauan hingga esok hari,” jelasnya.

Pada hari ini lanjutnya, Tim SAR sabungan kembali melakukan pencarian ukul 09.35 WIB, korban pertama yang selanjutnya diketahui atas nama Daffa ditemukan berada di bawah kapal dalam kondisi terlilit propeller kapal.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia kemudian dibawa ke RS.Bhayangkara Batam Polda Kepri,”ucapnya.

“Saat ini Tim SAR Gabungan yang masih berada di lapangan hingga saat ini masih terus mencari korban atas nama Riski,” ujarnya.

Peristiwa tenggelamnya kapal sampan dengan 5 penumpang ini, berawal ketika Wahidin Tanjung (36) bersama 4 orang korban lainnya yaitu Shalahuddin Alayubi (15), Saiful Azis (17), Riski (15) dan Daffa (11) berencana pergi memancing ke perairan PT.ASL Shipyard Senin (11/03/2024).

Kelima orang korban ini berangkat dari Pelabuhan Pandan Bahari pada pukul 16.10 WIB menggunakan kapal sampan dayung.

Namun tidak lama sampai di lokasi, sampan yang mereka naiki terbawa arus gelombang air laut ke bawah kapal tugboat yang sedang lego jangkar di perairan PT.ASL sebelum akhirnya tenggelam.

Selanjutnya, tiga orang korban atas nama Wahidin Tanjung, Shalahuddin Alayubi dan Saiful Azis berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang dan menaiki kapal tugboat yang sedang lego jangkar.

Sementara korban atas nama Riski dan Daffa tidak dapat menyelamatkan diri.

Penulis :Roland.
Editor   :Redaktu