143 Kecelakaan Terjadi di Tanjungpinang 2025, 271 Orang Korban Meninggal dan Luka-Luka

Kapolresta Tanjungpinang bersama jajaran saat mengeglar press rillis capaiaan kinerja 2025 di Mapolresta Tanjungpinang (Roland/Presmedia)
Kapolresta Tanjungpinang bersama jajaran saat mengeglar press rillis capaiaan kinerja 2025 di Mapolresta Tanjungpinang (Roland/Presmedia)

PRESMEDIA.ID– Polresta Tanjungpinang menyatakan, sepanjang 2025, sebanyak 143 kejadian kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kota Tanjungpinang.

Dari jumlah peristiwa, tercatat 271 orang menjadi korban, baik meninggal dunia, luka berat, maupun luka ringan.

Rincian Korban Kecelakaan Lalu Lintas 2025

Berdasarkan data Polresta Tanjungpinang, jumlah korban kecelakaan sepanjang 2025 terdiri dari:
18 orang meninggal dunia
2 orang mengalami luka berat
251 orang mengalami luka ringan

Selain korban jiwa, kecelakaan lalu lintas tersebut juga menyebabkan kerugian materil sebesar Rp602.300.000.

Data ini disampaikan langsung oleh Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi bersama jajaran dalam release akhir tahun 2025 di Mapolresta Tanjungpinang.

Kendari demikian, Kapolresta mengatakan, jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2025 ini, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada tahun 2024, katanyak, tercatat 168 kasus kecelakaan, yang mengakibatkan 23 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat dan 252 orang luka ringan. Sementara kerugian materil mencapai Rp317.900.000,-

“Data ini menunjukkan adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025,” ujar Kombes Pol Hamam Wahyudi.

Data Pelanggaran Lalu Lintas di Tanjungpinang

Selain kecelakaan, Polresta Tanjungpinang juga mencatat pelanggaran lalu lintas sepanjang 2025, yakni:
E-Tilang: 1.071 pelanggaran
Teguran: 7.204 pelanggaran

Sementara pada tahun 2024:
E-Tilang: 654 pelanggaran
Teguran: 5.824 pelanggaran

Restorative Justice Masih Dalam Tahap Pendataan

Terkait penerapan Restorative Justice (RJ) dalam penanganan perkara di Satreskrim, Satresnarkoba, dan Satlantas, Kapolresta menyampaikan bahwa data RJ masih dalam proses pendataan ulang.

“Ini menjadi koreksi bagi kami agar ke depan data dapat disampaikan secara lebih detail. Pertanyaan ini kami tampung dan akan kami sampaikan kembali kepada rekan-rekan media,” tutupnya.

Penulis:Roland
Editor :Redaktur