
PRESMEDIA.ID– Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kepulauan Riau (Kepri) membuka peluang kolaborasi strategis dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri dalam memperluas publikasi berbagai program dan kegiatan adat Melayu kepada masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara AMSI Kepri dan LAM Kepri yang berlangsung di Kota Tanjungpinang, Kamis (10/9/2026).
Pertemuan ini menjadi ruang bagi kedua lembaga untuk bertukar pandangan sekaligus membahas sejumlah peluang kerja sama yang dinilai dapat memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat.
AMSI Kepri Dorong Publikasi Program LAM Kepri
Ketua AMSI Kepri, Jailani, mengatakan audiensi tersebut menjadi momentum awal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret antara AMSI Kepri dan LAM Kepri.
Menurutnya, LAM Kepri menyambut terbuka rencana kolaborasi tersebut. Ke depan, kerja sama antarlembaga juga diharapkan dapat dituangkan melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
“LAM Kepri sangat terbuka untuk menjalani kerja sama dan ke depannya akan diperkuat dengan MoU,” kata Jailani.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan AMSI Kepri terhadap upaya LAM Kepri dalam menjaga, merawat, dan melestarikan adat Melayu di Provinsi Kepulauan Riau.
Jailani menilai, selama ini masih ada anggapan di tengah masyarakat bahwa LAM Kepri hanya berkaitan dengan pemberian gelar adat Melayu.
Padahal, menurut dia, LAM Kepri memiliki berbagai program, kegiatan, serta peran yang lebih luas dan penting untuk diketahui masyarakat.
Karena itu, AMSI Kepri siap menjadi salah satu ruang publikasi bagi LAM Kepri dalam menyampaikan berbagai kegiatan dan programnya kepada masyarakat luas.
“Kegiatan-kegiatan mereka juga jarang terekspos. Sehingga kita bisa menjadi wadah untuk menyampaikan program mereka,” ujarnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat lebih memahami keberadaan dan kontribusi LAM Kepri, termasuk berbagai program yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum LAM Kepri, Dato’ Seri Setia Utama H. Raja Al Hafiz, menyambut baik peluang kerja sama yang ditawarkan AMSI Kepri.
Menurutnya, berbagai masukan dan kebutuhan masyarakat membutuhkan pemikiran serta keterlibatan banyak pihak. Karena itu, kerja sama dengan berbagai elemen, termasuk media, menjadi hal yang penting.
Ia menilai media memiliki peran strategis dalam membantu menyampaikan informasi mengenai program-program LAM Kepri kepada masyarakat.
Dengan publikasi yang lebih luas, keberadaan LAM Kepri diharapkan tidak hanya dipahami melalui kegiatan adat yang bersifat seremonial, tetapi juga sebagai lembaga yang memiliki berbagai program dan berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat.
LAM Kepri Bahas Peluang Kerja Sama dengan Rumah Sakit di Johor
Salah satu program yang turut menjadi pembahasan adalah peluang kerja sama LAM Kepri dengan rumah sakit di Johor, Malaysia.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka kemudahan bagi masyarakat Kepri yang membutuhkan akses layanan kesehatan di Johor.
Rencana tersebut menjadi salah satu contoh program yang perlu disosialisasikan lebih luas sehingga masyarakat mengetahui manfaat dan mekanisme kerja sama yang tengah dijajaki.
“Andaikan masyarakat Kepri mau berobat, rekomendasi dari LAM akan dapat potongan,” pungkasnya.
Kolaborasi antara AMSI Kepri dan LAM Kepri diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan penyebaran informasi mengenai berbagai program lembaga adat kepada masyarakat.
Bagi AMSI Kepri, kerja sama ini sekaligus membuka ruang bagi media untuk ikut mendukung pelestarian adat Melayu melalui pemberitaan yang informatif, berimbang, dan mudah diakses masyarakat.
Sementara bagi LAM Kepri, dukungan publikasi diharapkan dapat membantu memperkenalkan lebih luas berbagai program dan kontribusi lembaga kepada masyarakat di Kepulauan Riau.
Penulis:Presmedia
Editor :Redaksi
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












