Baznas Bintan Bersumpah, Tidak Tahu Paket Sembako-nya Disusupi Kartu Caleg Golkar Istri Sekda Bintan

Paket Sembako Baznas disusupi Kartu Caleg di Bintan. (Foto: Hasura/Presmedia.id)
Paket Sembako Baznas disusupi Kartu Caleg di Bintan. (Foto: Hasura/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Baznas Bintan angkat bicara soal viralnya bantuan paket sembako yang disisipkan Kartu Caleg Golkar Dapil I Bintan Eliza Riani.

Kepala Baznas Bintan, Suryono, bahkan bersumpah, tidak mengetahui paket sembako yang akan diberikan pada kaum duafa dan fakir miskin di Bintan itu, disusupi Kartu Caleg Golkar Istri Sekda Bintan.

Sedangkan mengenai Paket Sembako, Suryono mengaku, kalau bantuan paket sembako yang viral itu adalah milik Baznas Bintan.

Namun soal temuan adanya kartu caleg yang tercantum dan disisipkan di paket, Baznas dikatakan Suryono, tidak mengetahui siapa yang melakukan itu.

“Atas nama agama saya. Demi Allah SWT saya tidak tahu sama sekali,” katanya.

Lebih lanjut Suryono mengatakan, bantuan sembako yang dikemas dalam kantong plastik dengan tulisan Gerakan Cinta Zakat sebanyak 40 paket itu, diperuntukan bagi warga RT di Desa Bintan Buyu.

Namun untuk pembagiannya kata Suryono, bukan dilakukan Baznas Bintan, tetapi diantarkan ke masing-masing kantor Kecamatan.

“Bantuan itu dari Baznas diantar ke masing-masing diserahkan ke Kantor Kecamatan Teluk Bintan. Selanjutnya dari pihak kecamatan yang menyerahkannya ke pihak RT di Desa Bintan Buyu hingga sampai ke tangan penerima.

“Jadi bukan kami yang membagikannya di lapangan. Tapi kami serahkan ke Kantor Camat Teluk Bintan, jadi mereka yang serahkan ke RT,” ucapnya.

Sebelumnya, paket bantuan Baznas Kabupaten Bintan disisipkan kartu Caleg Golkar Dapil I Bintan Eliza Riani. Paket Bantuan Baznas ini diterima warga di RT 10/RW 05 Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan.

Ketua DPP Golkar Bintan Fiven Sumanti ketika dikonfirmasi mengenai hal ini mengaku, telah mendapatkan kabar tersebut.

Namun dirinya belum mengetahui secara pasti kebenaran informasi itu, apakah memang dilakukan kadernya atau pihak lain yang melakukan.

“Kita akan panggil dan dimintai klarifikasi sama caleg tersebut,” sebutnya.

Berdasarkan berita yang beredar kejadian pembagian sembako itu terjadi pada Selasa (5/12/2022) semalam.

Selain itu, fiven juga mengatakan, pada hari ditemukan sembako yang disertasi dengan kartu caleg itu, juga bukan merupakan jadwal kampanye caleg tersebut.

“Karena jika caleg melakukan kegiatan, pasti dilaporkan ke Partai Golkar, tapi ini malah sebaliknya,” ujar Fiven.

Atas hal itu, lanjut Fiven, secara internal pihaknya akan memanggil yang bersangkutan.

“Nanti kami kabari lagi apa hasilnya,” pungkas Fivin

Berita Sebelumnya :

Penulis: Hasura
Editor  : Redaksi