
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Korban maling pakai dalaman, yang mencuri Bahan sembako dan Uang di Kios penatar Pasar Baru Tanjungpinang, mengaku mengalami kerugian Rp 25 juta.
Pemilik kios sembako, Sabar Harianja, mengatakan, maling yang masuk ke kiosnya dengan hanya menggunakan celana dalam itu, sudah berulang kali menyatroni warungnya bahkan ada 10 kali.
“Sudah 10 kali dibobol pelaku dan kalau ditotal kerugian sekitar Rp 25 juta,” katanya, Selasa (11/1/2022).
Menurutnya, aksi pelaku sebenarnya sudah sejak lama terpantau kamera CCTV. Bahkan dia sempat mencoba menginap di kios dengan harapan menangkap basah pelaku saat menjalankan aksinya. Namun, sayangnya upaya tersebut sia-sia.
“Setelah kami menginap, pelaku malah tidak beraksi. Seperti ada mata-mata disini,” ungkapnya.
Sabar bercerita, dari hasil rekaman CCTV kiosnya, Pelaku masuk ke kisonya melalui saluran pembuangan sampah.
“Yang dicuri cabe, bawang dan bahan pokok lain,” jelasnya.
Sayangnya, pelau pencurian yang terekam SSTv itu, hingga saat ini belum ditangkap Polisi. Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP M Arsha, mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan penylidikan.
“Masih terus dilakukan Lidik (Penyelidikan),” ujarnya.
Dari laporan korban ke Polisi, aksi maling dengan cirikhas mengunakan kolor itu, terjadi pada 5 Januari 2022 lalu sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku masuk ke kios pelantas milik korban dengan hanya menggunakan celana lalu menggambil sejumlah bahan sembako dan uang Rp 500 ribu.
Penulis:Roland
Editor :Redaksi
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












