
PRESMEDIA.ID, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,5 miliar untuk membeli kendaraan.
Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan, pembelian 24 unit kendaraan itu dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat di kabupaten Bintan.
Roby juga menyebut, sektor kesehatan adalah salah satu program prioritas Pemkab Bintan khususnya dalam peningkatan pelayanan yang lebih maksimal pada masyarakat.
“Kita inginkan pelayanan kesehatan dapat menjangkau wilayah pelosok. Maka perlu didukung dengan sarana dan prasarananya,” ujar Roby, Kamis (1/8/2024).
Pemkab Bintan telah melaksanakan program pengobatan gratis di seluruh fasilitas kesehatan serta menyediakan layanan antar jemput warga ke puskesmas dan RSUD Bintan.
Tahun ini, anggaran sebesar Rp3.594.000.000 digunakan untuk pengadaan berbagai kendaraan yang mendukung layanan kesehatan di Kabupaten Bintan.
“Tahun ini kita mengadakan ambulance puskesmas keliling, ambulance transport, serta motor. Itu semua dihadirkan untuk melayani masyarakat,” jelasnya.
Kepala Dinkes Bintan, Retno Riswati, menjelaskan bahwa dana tersebut digunakan untuk membeli 24 unit kendaraan, termasuk mobil ambulan dan motor.
“Pengadaan kendaraan itu untuk mendukung pelayanan kesehatan di Kabupaten Bintan,” ujar Retno.
Pengadaan kendaraan ini telah dilelang dengan kontrak selama tiga bulan, dari Agustus hingga Oktober 2024. Rinciannya, 5 unit mobil ambulance transport dengan alokasi Rp2.041.250.000, 1 unit mobil puskesmas keliling Rp684.250.000, dan 18 unit motor Rp869.400.000.
Retno mengungkapkan bahwa 1 unit mobil puskesmas keliling akan diserahkan ke Puskesmas Teluk Bintan. Sementara, 5 unit mobil ambulance transport akan diserahkan ke Puskesmas Tanjung Uban, Teluk Sebong, Sri Bintan, Berakit, dan Teluk Sasah.
Untuk kendaraan roda dua, setiap puskesmas akan menerima dua unit motor. Puskesmas yang menerima motor adalah Puskesmas Kuala Sempang, Kijang, Sei Lekop, Kawal, Mantang, Kelong, Numbing, Toapaya, dan Tambelan.
“Diharapkan dengan adanya mobil ambulan, kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan penanganan kesehatan dapat terpenuhi. Begitu juga dengan motor yang dapat menjangkau wilayah yang sulit diakses dengan mobil,” kata Retno.
“Harapan kita, pelayanan kesehatan lebih meningkat lagi dari sebelumnya,” tambahnya.
Penulis: Hasura
Editor : Redaksi













