
PRESMEDIA.ID– Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melantik sebanyak 41 Kepala Sekolah Negeri jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Kepulauan Riau. Pelantikan berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Kota Tanjungpinang, Selasa (14/1/2026).
Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan serta memperkuat tata kelola dan manajemen pendidikan daerah.
Ansar Ahmad menegaskan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan sistem pendidikan sekaligus menjamin keberlanjutan jenjang karier tenaga pendidik di Provinsi Kepri.
Ia berharap para kepala sekolah yang dilantik dapat bekerja secara profesional, disiplin, dan inovatif, sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Saya ucapkan selamat kepada seluruh kepala sekolah yang dilantik. Bekerjalah dengan serius dan penuh tanggung jawab. Pemerintah provinsi akan memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Ansar.
Kepala Sekolah Diminta Dukung Asta Cita dan Program MBG
Gubernur Ansar juga menegaskan, agar seluruh kepala sekolah wajib mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI menuju visi Indonesia Emas 2045, termasuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah.
“Kepala sekolah wajib mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden,” tegasnya.
Ansar juga menyoroti peran strategis guru dalam menentukan masa depan generasi bangsa. Menurutnya, kontribusi guru mencapai sekitar 30 persen dalam pembentukan karakter dan kompetensi peserta didik, sementara lebih dari 80 persen harapan siswa bertumpu pada peran guru sebagai pembina dan motivator.
Ia juga mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan hingga 80,5 poin, menempatkan Kepri di peringkat tiga besar nasional setelah DKI Jakarta dan DI Yogyakarta.
Dalam menghadapi era Society 5.0, Ansar menekankan pentingnya penguasaan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan pengolahan data, baik bagi guru maupun peserta didik.
“Guru memegang peranan penting dalam menjamin masa depan anak-anak kita,” tambahnya.
Selain itu, para kepala sekolah juga diminta untuk, menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah, mengembangkan inovasi pendidikan secara berkelanjutan serta meningkatkan manajemen talenta untuk mencetak SDM unggul dan berdaya saing
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepri Andi Agung menegaskan pentingnya soliditas dan kekompakan internal dalam pengelolaan sekolah negeri.
Sebanyak 41 kepala sekolah yang dilantik tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Kepri, mulai dari Natuna, Batam, hingga Tanjungpinang.
“Seluruh kepala sekolah yang dilantik harus menjaga kekompakan dan sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kepri,” ujar Andi Agung.
Ia menambahkan bahwa penguatan inovasi pendidikan telah mulai dijalankan sejak 2025 dan akan terus dikembangkan sesuai arahan Gubernur Kepri.
Penulis:Roland
Editor :Redaksi