
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Libur lebaran Idul Fitri dimanfaatkan warga Tanjungpinang maupun Kepri lainnya untuk berlibur di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Senin (24/4/2023).
Namun tidak hanya berwisata, tetapi kunjungan ke pulau penyengat ini juga menjadi ajang silaturahmi antar keluarga dan sanak-saudara yang ada di Penyengat.
Kasi Penunjang Keselamatan pelayaran Dishub Kota Tanjungpinang, M.Habibi mengatakan, kepadatan arus penumpang Penyengat terlihat pada lebaran kedua (H+2).
“Pada Minggu kemarin, ada sebanyak 2.500 warga dan pengunjung ke Penyengat. Jumlah itu berdasarkan jumlah Trip sebanyak 160 pompong dengan kapasitas satu pompong sebanyak 15 orang penumpang,” kata Habibi.
Lonjakan kunjungan ini lanjutnya, diprediksi akan terus bertambah hingga Rabu mendatang.
Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh di posko mudik lebaran di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang pada H+2 untuk jumlah penumpang berangkat dari penyengat ke Pelabuhan Plantar Kuning Penyengat di Tanjungpinang mencapai 2.400 orang sedang yang tiba dari Penyengat mencapai 2.325 orang.
Data ini meningkat dibandingkan pada lebaran pertama (H) yang berangkat ke Penyengat dari Tanjungpinang mencapai 300 orang, sebaliknya yang tiba dari Penyengat ke Tanjungpinang 306 orang.
Selain wisata ada yang mengunjungi sanak saudara. Banyak wisatawan dari luar daerah,” jelasnya.
Ia menjelaskan untuk menjamin keselamatan berlayar dari KSOP Tanjungpinang melakukan pengecekan sehingga tidak ada yang over kapasitas.
Selain itu alat-alat penunjang keselamatan seperti life jaket, telah disediakan oleh pemilik pompong.
Sementara itu dari Basarnas juga melakukan pemantauan dan pengawasan di perairan.
Ditempat yang sama warga Batam, Deska mengatakan bahwa dirinya bersama suami dan dua orang anak untuk berlibur ke Pulau Penyengat.
“Untuk mengisi libur lebaran lebaran, saya mudik ke Kijang jadi dekat ke sini untuk liburan,” Kata Deska menunggu antrian masuk kedalam pompong.
Ia memilih berlibur ke penyengat karena dirinya sudah lama tidak berkunjung ke Penyengat.
“Dulu masih kecil saya kesini, sekarang kesini sudah dua anak saya,” Pungkasnya.
Di pelabuhan Plantar Kuning Penyengat Dishub Tanjungpinang bersinergi bersama KSOP Tanjungpinang, TNI, Polri, BPBD, dan Basarnas dan lainnya melakukan pengawasan dan pengaturan penumpang yang masuk kedalam pompong.
Penulis: Roland
Editor : Redaktur
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












