
PRESMEDIA.ID, Jakarta – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) disebut menjadi salah satu daerah rawan terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Pasalnya, selain memiliki rentang wilayah yang luas, Kaltara juga berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Asep Edi Suheri menyampaikan Kabupaten Nunukan merupakan daerah paling utara di Kaltara yang menjadi daerah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia
“Kami gerak ke daerah Kaltara, yang mana setelah kami analisis dan deteksi bahwa banyak sekali di sana terjadinya TPPO,†kata Asep pada Rabu (5/7/2023) dikutip dari laman resmi Polri.
Dalam periode operasi penindakan TPPO yang merupakan bagian dari kerja Satuan Tugas (Satgas) TPPO, kepolisian menemukan 600 lebih orang dari berbagai daerah.
Menurut Asep, daerah itu di antaranya dari Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Timur diangkut ke Pelabuhan Tanan Tuko, Nunukan, Kalimantan Utara.
“Saat kami periksa ternyata dari 600 lebih itu ada empat tersangka pertama dan korban 233 orang yang berhasil kami selamatkan,†tuturnya.
“Kami dapat 10 tersangka, dan sampai 2-3 minggu kemudian, tersangka tambah menjadi 18 orang, dan 7 (masuk) DPO (daftar pencarian orang),†sambungnya.
Asep menambahkan, kepolisian masih mendalami dan mengembangkan kasus TPPO itu dan melacak orang-orang yang terlibat.
Satgas TPPO saat ini dipimpin Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai Ketua Pelaksana Harian dan Satgas TPPO saat ini menekankan pada penindakan hukum terhadap kasus pidana perdagangan orang yang modusnya kerap menawarkan kerja bagi para calon PMI di dalam negeri.
Hasil kerja Satgas TPPO dalam periode 5 Juni 2023 hingga 3 Juli 2023 ada 1.943 korban perdagangan orang yang berhasil diselamatkan.
Satgas TPPO melalui kepolisian menetapkan 698 pelaku sebagai tersangka tindak pidana perdagangan orang.
Dari 1.943 korban itu, 65,5 persen pekerja migran Indonesia (PMI), 26,5 persen pekerja seks komersial (PSK), 6,6 persen anak-anak yang dieksploitasi untuk bekerja, dan 1,4 persen anak buah kapal (ABK).
Baca Juga :
- Hadapi TPPO, Dirjen Silmy Karim Perintahkan Jajaran Imigrasi Bersikap Preventif
- Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Serius Tangani TPPO
- Mahfud MD Klaim Satgas Selamatkan 1.943 Orang Korban TPPO
Penulis: Presmedia
Editor : Redaktur