Gubernur Kepri Resmikan Masjid Ar-Rahim, Ajak Masyarakat Jadikan Masjid Pusat Pembinaan Umat

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meresmikan Masjid Ar-Rahim Teluk Keriting,Kota Tanjungpinang (Roland/Presmedia)
Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meresmikan Masjid Ar-Rahim Teluk Keriting,Kota Tanjungpinang (Roland/Presmedia)

PRESMEDIA.ID– Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengajak masyarakat menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Pesan tersebut disampaikan Ansar saat meresmikan Masjid Ar-Rahim di Teluk Keriting, Kota Tanjungpinang, Selasa (25/8/2026). Peresmian masjid tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.

Ansar mengatakan, perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan, khususnya bagi generasi muda. Karena itu, masjid dinilai memiliki peran penting sebagai ruang pembinaan sekaligus benteng sosial bagi masyarakat.

“Di era civil society saat ini, masjid memiliki fungsi besar untuk membina generasi muda, mendorong remaja melatih kepemimpinan serta membentengi dari dampak negatif teknologi,” ujar Ansar.

Menurutnya, masjid harus mampu menjadi ruang yang hidup dengan berbagai kegiatan positif. Selain salat berjamaah, masjid dapat dimanfaatkan untuk pendidikan keagamaan, pembinaan remaja, kegiatan sosial hingga pengembangan kepemimpinan generasi muda.

Dengan demikian, keberadaan masjid di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, terutama dalam membangun karakter dan ketahanan sosial di era digital.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Kepri juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), panitia pembangunan, para donatur serta masyarakat Teluk Keriting yang telah bersama-sama menyelesaikan pembangunan Masjid Ar-Rahim.

Ansar menilai keberadaan masjid yang megah dan nyaman tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas keagamaan masyarakat.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kepri akan terus berkomitmen mendukung pembangunan sarana keagamaan, meskipun pemerintah daerah saat ini menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

“Pemprov Kepri tetap akan mengalokasikan bantuan secara bertahap untuk rumah ibadah, khususnya di wilayah pulau terluar dan terpencil,” katanya.

Pemprov Kepri Salurkan Rp40 Miliar untuk 230 Masjid

Ansar mengungkapkan, pada 2026 Pemerintah Provinsi Kepri menyalurkan bantuan lebih dari Rp40 miliar untuk 230 masjid dari total 3.936 masjid yang terdaftar di wilayah Kepulauan Riau.

Selain bantuan pembangunan rumah ibadah, pemerintah juga konsisten memberikan insentif kepada guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan imam.

Menurut Ansar, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat di seluruh wilayah Kepri.

“Di tengah efisiensi, Pemerintah Provinsi Kepri tetap berkomitmen mendukung sarana keagamaan. Kita juga menempatkan 50 ustaz muda di pulau-pulau terpencil selama enam tahun terakhir,” jelasnya.

Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat di wilayah terpencil memperoleh akses pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Kepri terhadap pembangunan Masjid Ar-Rahim.

Ia menyebut, Pemprov Kepri memberikan dana hibah sebesar Rp500 juta untuk mendukung pembangunan masjid tersebut. Selain bantuan pemerintah, pembangunan juga tidak terlepas dari dukungan para donatur dan kerja keras panitia serta masyarakat.

Menurut Ade Angga, Masjid Ar-Rahim sebelumnya merupakan sebuah surau. Kini, bangunan tersebut telah berdiri megah dengan dua lantai dan dapat digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas keagamaan.

“Alhamdulillah, terima kasih Pak Gubernur, DKM, seluruh pengurus, donatur serta masyarakat yang konsisten berjuang menyelesaikan masjid ini,” ucapnya.

Ade Angga juga mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid dengan salat berjamaah dan berbagai kegiatan keagamaan.

“Mari kita makmurkan masjid dengan salat berjamaah dan kegiatan lainnya,” tutupnya.

Masjid Diharapkan Menjadi Ruang Pembinaan Umat

Peresmian Masjid Ar-Rahim menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran masjid di tengah masyarakat. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid diharapkan mampu menjadi pusat pendidikan, pembinaan generasi muda, kegiatan sosial dan penguatan kehidupan umat.

Di tengah derasnya perkembangan teknologi digital, peran tersebut menjadi semakin penting agar masjid tetap dekat dengan masyarakat dan mampu menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang berkarakter.

Penulis : Roland
Editor  : Redaktur

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com