
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, melantik dan mengambil sumpah sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator.
Pelantikan berlangsung di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (10/9/2026).
Pelantikan ini berlandaskan Keputusan Gubernur Kepri Nomor 964 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Selain itu, ada pula Keputusan Nomor 965 Tahun 2026 untuk Jabatan Administrator.
Kedua keputusan tersebut mengacu pada rekomendasi pengisian jabatan melalui Manajemen Talenta dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sejumlah pejabat yang mengemban amanah baru di antaranya Henry sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kepri.
Kemudian Junaidi sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Kepri.
Ada pula Dr. Azwandi yang dilantik sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Riau.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan para pejabat yang dilantik merupakan figur senior yang berpengalaman dalam manajemen birokrasi.
Ia berharap para pejabat tersebut segera berakselerasi dan bekerja maksimal.
“Saya yakin pejabat yang dilantik sudah memahami manajemen pemerintahan segera berkoordinasi dan bekerja maksimal,” kata Ansar.
Ansar menyampaikan tiga arahan utama kepada pejabat yang baru dilantik.
Pertama, pentingnya menjaga integritas dan mematuhi perundang-undangan.
Sebab kinerja birokrasi senantiasa diawasi oleh masyarakat dan aparat penegak hukum.
Kedua, para pejabat diminta terus meningkatkan kompetensi dan daya inovasi guna merespons tuntutan publik yang kian dinamis.
Peningkatan kapasitas dan pertukaran pengalaman dinilai menjadi kunci dalam menghasilkan kinerja pelayanan yang optimal.
Ketiga, Ansar mendorong penguatan kolaborasi secara vertikal, horizontal, dan internal.
Sinergi vertikal dengan Pemerintah Pusat mendesak dilakukan untuk menyukseskan program strategis nasional, khususnya Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden.
“Penguatan dan kolaborasi untuk menyukseskan program strategis nasional demi kesejahteraan masyarakat kepri,” jelasnya.
Ansar juga meminta pejabat mempererat kerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta elemen masyarakat.
Secara internal, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diinstruksikan rutin menggelar evaluasi berkala untuk memobilisasi staf secara efektif.
“Lakukan evaluasi berkala untuk memobilisasi staf secara efektif,” pungkasnya.
Penulis :Roland
Editor :Redaktur
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












