Gabungan Ormas di Tanjungpinang Buka Dapur Umum Gratis Untuk Warga Terpapar Covid-19

Gabungan Ormas di Tanjungpinang Buka Dapur Umum Gratis Untuk Warga Terpapar Covid-19
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Joko Yuwono dan sejumlah Ormas membuka dapur Umum bagai Warga Positif Covid-19 di Tanjungpinang

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gabungan organisasi massa (Ormas) di Tanjungpinang membuka dapur umum gratis, bagi warga terpapar Covid yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di Rumah masing-masing. Pembukaan dapur umum dipusatakan di Kedai Kopi W&W Jalan Ahmad Yani Kota Tanjungpinang.

Sebagaimana data Satgas Covid-19 kota Tanjungpinang, dari 224,000 jiwa jumlah masyarakat kota Tanjungpinang, saat ini 6.070 jiwa terpapar Covid-19 sejak 2020 lalu.

Kasus aktif atau warga yang sedang positif Covid-19 hingga saat ini sebanyak 1.466 Orang. Dari Jumlah itu 99 warga yang positif Covid yang memiliki gejala menjalani perawatan di RSUD, RSAL dan RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Sementara sisanya, sebanyak 170 orang lainya menjalani isolasi terpadu di Hotel Loas Bintan. Sedangkan 1.197 warga sisanya melakukan solasi mandiri dirumahnya masing-masing.

Ketua Aksi Sosial Dapur Umum Gratis Covid-19 Tanjungpinang, Isnaini Bayu Wibowo, mengatakan Dapur Umum bagi penderita Covid yang sedang menjalankan isolasi mandiri itu diinisiasi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

Ide itu lanjut Bowo, ditindaklanjuti sejumlah ormas di Tanjungpinang, seperti Tagana, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nahdlatul Ulama (NU), Banser, Karang Taruna Provinsi, Komunitas Kedai Kopi hingga pengusaha.

Bowo melanjutkan, target dan aksi sosial itu, ditujukan khusus bagi warga Tanjungpinang yang positif Covid-19 dan melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Pembukaan Dapur umum bagi korban Covid-19 ini dimulai pada hari ini Senin (12/7/2021) sampai 20 Juli 2021 mendatang. Kemudian akan dievaluasi apakah bermanfaat atau tidak.

“Tujuanya, supaya mereka yang positif Covid dapat memenuhi kebutuhannya dalam menjalani isolasi mandiri,” kata Bowo.

Di Dapur Umum, lanjut Bowo, akan ada para relawan yang akan terlibat memasak dan mengantar langsung kebutuhan makanan ke alamat rumah masing-masing korban.

“Hari ini sudah mulai dilakukan pengantaran, hanya memang baru beberapa saja,” sebutnya.

Butuhkan Makanan Hubungi Nomor Dapur Umum Ini  

Bagi warga yang membutuhkan makanan dari Dapur umum lanjut Bowo, dapat menghubungi call center Dapur Umum yang disedaiakan dinomor Hp: 082288645040 dan bagi yang membutuhkan dapat mengubingi, untuk memberitahukan berapa banyak (bungkus-makanan-red) dalam satu rumah yang harus diantar, dan memberitahukan alamat rumahnya yang akan diantar.

“Hingga saat ini kami telah menerima sebanyak 170 warga. Makanan akan diantar pada pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB. Selain makanan kebutuhan vitamin juga akan diusahakan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Joko Yuhono mengatakan, ide pendiriaan Dapur umum bagi warga yang terpapar Covid-19 itu muncul atas dasar kebersamaan dari sejumlah elemen masyarakat termasuk pengusaha, Banser, Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat).

“Dengan acara ini, kita coba membantu masyarakat yang terpapar. Ide dasarnya adalah kita ingin bangun kebersamaan dalam menghadapi bencana Covid-19,” ucapnya.

Karena menurut Joko, warga yang isolasi mandiri itu tidak akan bisa pergi beli makan dan akan berbahaya jika keluar rumah mencari makan.

“Semua dalam satu keluarga agar kita beri, baik itu ada lima orang dan tujuh orang akan diantar relawan,” demikian Joko.

Penulis:Roland
Editor :Ogawa

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com