
PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Tim Kesehatan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (SGTPP) Covid-19 Provinsi Kepri, Tjejep Yudiana membatah Provinsi Kepri masuk dalam urutan ke-4, provinsi terbanyak jumlah penderita positif Corona di seluruh Indonesia.
Hal itu dikatakan Tjejep membantah keterangan juru bicara pemerintah Pusat, untuk penanganan virus corona, Achmad Yuniarko yang menyebut 4 provinsi di Indonesia termasuk Kepri, merupakan daerah terbanyak dari 38 orang yang dinyatakan positif corona Virus (Covid-19).
Sebelumnya, Achmad Yuniarco mengatakan, Dari 38 orang positif corona di Indonesia, jumlah terbanyak penderita berada di Jakarta, kemudian Jawa Timur, selanjutnya Jawa Tengah dan kemudian Kepulauan Riau.
Pernyatakan itu, menurut Tjejep, hanya mengklasifikasikan beberapa provinsi saja di Indonesia, yang ditemukan positif corona Virus, dan bukan maksudnya urutan terbanyak.
Itu hanya mengklasifikasi Provinsinya saja atas temuan dan update data penderita hari ini, yang terbanyak itu diwilayah jawa, Kepri baru hanya 1 orang yang terkonfrimasi Positif corona,”ujarnya pada wartawan di kantor BPBD Kepri di Tanjungpinang, Selasa,(17/3/2020).
Tjejep juga mengatakan, update data penanganan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantuan (ODP) serta terkonfrimasi positif Corona Virus di Kepri hingga saat ini memang ada sebanyak 144 Orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 29 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang mengalami gejala, Batuk, Demam dan sesak nafas hingga dilakukan Isolasi dan observasi di 4 RS yang menangani Covid-19 di Kepri, dan belum dinyatakan positif corona.
Jumlah PDP itu, lanjut Dia, paling banyak di Batam sebanyak 18 orang, Tanjungpinang 6 orang, Anambas 2 orang Natuna 1 orang, Lingga dan Bintan kosong, Karimun 4� orang ditambah 1 orang terkonfirmasi positif corona yang saat ini dirawat di RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.
Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) karena pernah berinteraksi dengan pasien yang mengalami gejala, panas, demam, batuk dan sesak nafas, serta memiliki riwayat perjalanan dari Luar negeri, atau merupakan kerabat dan kawan dekat pasien positif Corona, hingga dilakukan pemantauan di Rumah Sakit atau dirumah ada sebanyak 114 orang.
Jumlah ODP itu juga terbanyak di Batam dengan jumlah yang dipantau sebanyak 60 orang, Tanjungpinang 29 orang, Anambas 2 orang, Bintan 6 orang, Karimun 17 Orang,”ujarnya.
Kepala dinas Kesehatan Kepri Tjejep Yudiana dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam juga mengatakan, dari 114 orang warga yang dipantau itu, juga ada tenaga medis, seperti Dokter dan Perawat yang karena pernah kontak dan menangani pasien dalam pengawasan dan yang terkonfirmasi positif Corona.
Terhadap ODP yang pernah berhubungan dengan pasien terkonfirmasi positif corona yang saat ini dirawat di RSUP Provinsi Kepri, Dinas Kesehatan kota Tanjungpinang dikatakan Rustam juga terus melakukan tracking atau penelurusan seluas mungkin, mencari orang-orang yang pernah kontak dan berhubungan dengan pasien positif corona di Tanjungpinang itu.
Tadi malam kami sudah identifikasi orang yang pernah kontak dalam waktu 14-20 hari dengan pasien positif corona di Tanjungpinang dan teridentifikasi sebanyak 20 orang dan saat ini dikarantina atau masuk dalam ODP,”ujarnya.
“Hingga saat ini, penelusuran dan pencarian, orang-orang yang pernah kontak ini, juga masih terus kami lakukan seluas mungkin, untuk memutus mata rantai penularan. Dan kami juga meminta pada warga, jika kenal dan pernah berhubungan dengan warga pasien Positif Corona ini agar dengan kesadaran sendiri dapat melapor ke Pos kesehatan terdekat. Karena hal ini lebih baik kita lakukan dalam memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di Tanjungpinang,”ujarnya.
Penulis:Redaksi
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com










