Baru Dibangun, Tugu Sentra Industri Kerupuk di Bintan Sudah Rusak

Baru Dibangun, Tugu Sentra Industri Kerupuk di Sei Lekop-Bintan Sudah Rusak (Foto: Hasura)
Baru Dibangun, Tugu Sentra Industri Kerupuk di Sei Lekop-Bintan Sudah Rusak (Foto: Hasura)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Kendati baru dibangun, Tugu Sentra Industri Kerupuk di Simpang Jalan Korindo, Kelurahan Sei Lekop Bintan Timur sudah mengalami kerusakan.

Pantauan dilapangkan, beberapa bagian ornamen dinding proyek tugu dan Gapura yang dibangun pemerintah Kabupaten Bintan tahun 2022 itu terlihat lepas, Jumat (24/2/2023).

Sementara bagian tulisan “Sentra Kerupuk” tugu, juga retak dan patah. Begitu juga dengan tulisan Kabupaten Bintan.

Salah seorang warga Kelurahan Sei Lekop Arif mengatakan, sebagai masyarakat diaa sangat mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah. Khususnya tugu Sentra Industri Kerupuk di Simpang Jalan Korindo itu.

“Saya sangat bangga dengan adanya tugu dan gapura itu, Karena akan menjadi Ikon kampung dan kelurahan disini sebagai sentra produksi Kerupuk,” katanya.

Namun dengan kerusakan yang terjadi, Arif mengaku sangat menyayangkan, sebab baru 2 bulan dibangun beberapa bagian tugu itu sudah rusak.

“Huruf “I” pada kata Industri sudah patah. Kemudian huruf lainnya juga sudah retak, demikin juga ornamen  banyak yang terkelupas dan lepas,” ucapnya.

Arif juga menyebut, ukuran tulisan pada “Sentra Industri Kerupuk” di tugu tersebut juga terlalu tipis, sehingga sebagain huruf sangt mudah patah.

Proyek tugu dan Gapura di Kabupaten Bintan ini sebut warga lainya, merupakan proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) dinas di Kabupaten Bintan tahun 2022 dengan besaran anggaran Rp916 juta.

Aloksi anggaran itu, selain untuk membangun tugu juga digunaakan membangun Gapura “Sentra Insusteri Kerupuk”  di Perumahan Griya Indo Kencana atau Kampung Kerupuk di Kelurahan Sei Lekop itu.

Untuk kontraktor pelaksana, disebutkan warga adalah CV.Jaya Tenan dan Konsultan Pengawasnya CV.ZIQ ZAQ Konsultant.

Terkait dengan kerusakan Tugu dan Gapura ini, pemerinta kabupaten Bintan belum memberi tanggapan, demikian juga kontraktor pelaksana, Upaya konfirmasi masih terus diupayakan media ini.

Penulis: Hasura
Editor  : Redaksi