
PRESMEDIA.ID– Petugas gabungan dari Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, TNI, dan Polri menemukan belasan handphone serta berbagai barang elektronik lainnya di dalam sel warga binaan saat menggelar razia rutin di lingkungan lapas.
Razia tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas sekaligus mencegah peredaran barang-barang terlarang di kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Suparman, mengatakan kegiatan razia dilaksanakan secara berkala dengan menyasar kamar-kamar hunian warga binaan.
“Kami menggelar razia secara rutin dengan menggeledah kamar hunian warga binaan pemasyarakatan,” ujar Suparman.
Menurutnya, razia yang berlangsung selama dua pekan terakhir itu berhasil mengungkap sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam lapas.
Belasan Handphone hingga Benda Tajam Rakitan Disita
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dan menyita berbagai barang terlarang, di antaranya belasan handphone dari berbagai merek, kipas angin, charger, kabel, benda tajam rakitan, serta sejumlah barang lainnya yang dilarang berada di dalam lingkungan lapas.
“Semua barang terlarang itu ditemukan di beberapa kamar hunian warga binaan. Selanjutnya kami sita dan langsung dimusnahkan,” jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib, seluruh barang hasil razia dimusnahkan dengan cara dihancurkan dan dibakar agar tidak dapat digunakan kembali.
Suparman menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari dukungan Lapas Kelas IIA Tanjungpinang terhadap pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.
Program tersebut berfokus pada pemberantasan peredaran gelap narkoba serta penindakan terhadap berbagai modus penipuan yang dilakukan dari dalam lapas maupun rumah tahanan.
Kegiatan razia dan pemusnahan barang terlarang ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Kelas IIA Tanjungpinang dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan kondusif.
Selain mencegah gangguan keamanan, langkah tersebut juga diharapkan dapat mendukung proses pembinaan warga binaan agar berjalan lebih optimal dan sesuai dengan tujuan pemasyarakatan.
Penulis:Hasura
Editor :Redaksi