
PRESMEDIA.ID,Bintan-Gunakan Anggaran Dana Desa (ADD), Badan Usaha Masyarakat Desa (BUMDes) mengadakan kapal bantuan nelayan. Rencananya, pengadaan kapal akan dilakukan 2 kapal, dan akan dikelola oleh BUNDes.
Kepala Desa Busung, Rusli mengatakan, saat ini telah mengalokasikan 1 bantuan kapal nelayan dan 1 kapal untuk wisata. �Kalau anggarannya cukup ya inginnya 2 kapal. Tapi kalau cuma 1 ya apa boleh buat,”ujar Rusi Kamis (31/10/2019).
Meskipun bantuannya terbatas dia menginginkan dapat bermanfaat bagi penerimanya dan banyak orang. Kemudian juga pemeliharaannya dipantau terus akan dapat memberikan manfaat lebih lama.
Lalu untuk mencegah agar tidak mangkrak atau adanya penyalahgunaan bantuan. Pihaknya akan mengawasi pemberian dan penggunaan kapal nelayan secara langsungbke masyarakat.
�Di tahun 2020 direncanakan akan ada dua kapal bantuan untuk nelayan,”sebutnya.
Bantuan kapal nelayan ini dilakukan sebagai upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat khususnya nelayan. Apalagi bantuan dari dinas terkait sangat minim sehingga banyak nelayan-nelayan kecil belum merasakannya.
Agar bantuan itu tepat sasaran. Dibutuhkan pengawasan secara terstruktur untuk memastikan pemanfaatan maupun penggunaannya. Maka pihak desa menyerahkan semua itu ke BUMDes untuk membantu mengawasinya.
�Dari pihak desa akan menyerahkannya ke nelayan melalui BUMDes. Terus semua pihak akan menandatangani dengan pernyataan,� jelasnya.
Rusli menegaskan pengawasan yang akan dilaksanakan sangat ketat, kapal tidak boleh dibiarkan begitu saja apalagi di jual. Jika nelayan ingin melakukan pinjam pakai harus melalui BUMDes.
�Itupun hanya boleh pinjam pakai antar nelayan di Desa Busung, kalau dari luar desa tidak boleh,�katanya.
Penulis: Hasura Bintan
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












