Calon Direksi BPR Bestari Diajukan ke OJK, Wali Kota Lis: Sudah Lolos Seleksi Tim 

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyatakan dua calon Direksi BPR Bestari telah diajukan ke OJK setelah lolos seleksi tim independen. (Foto-Roland)

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyatakan dua calon Direksi BPR Bestari telah diajukan ke OJK setelah lolos seleksi tim independen. (Foto-Roland).

PRESMEDIA.ID – Di tengah sorotan publik terhadap integritas, sertifikasi kompetensi, dan rekam jejak kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) calon Direksi PD BPR Bestari (Perseroda), Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah memastikan proses seleksi telah berjalan sesuai mekanisme.

Lis mengungkapkan, Pemerintah Kota Tanjungpinang telah mengajukan dua nama calon Direksi BPR Bestari kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengikuti tahapan Fit and Proper Test.

Kedua nama tersebut adalah Momon Faulanda Adinata dan Michael, yang sebelumnya dinyatakan lolos dalam proses Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) oleh Tim Seleksi.

Lis: Penetapan Kandidat Murni Hasil Seleksi Tim Independen

Selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP), Lis menegaskan penetapan kedua kandidat bukan keputusan pribadi, melainkan hasil penyaringan yang dilakukan tim seleksi independen.

Ia menjelaskan, dari tiga peserta yang mengikuti proses seleksi, tim akhirnya merekomendasikan dua nama untuk diajukan ke OJK.

“Itu melalui proses. Sudah diuji dan kita sudah membentuk tim seleksi. Pada saat itu mengusulkan ada tiga nama,” ujar Lis saat ditemui di Mapolresta Tanjungpinang, Rabu (1/7/2026).

Menurut Lis, saat ini seluruh dokumen administrasi kedua calon telah berada di OJK. Pemerintah Kota Tanjungpinang tinggal menunggu perkembangan tahapan berikutnya dari otoritas perbankan tersebut.

“Sekarang administrasinya sudah di OJK. Prosesnya sampai di mana saya belum mendapat laporan. Dua nama itu Michael dan Momon Faulanda,” katanya.

Bantah Isu Kompensasi Politik

Lis juga menepis isu yang berkembang mengenai dugaan adanya kompensasi politik terhadap Momon Faulanda Adinata setelah tidak lagi menjabat sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Menurutnya, apabila pertimbangannya semata-mata bersifat politik, ia justru akan memilih kader dari partainya sendiri.

“Kalau bicara itu (lobi politik), tentu saya pilih orang PDI dong, mohon maaf. Tapi memang dia lulus seleksi dan memiliki latar belakang perbankan. Momon memang pernah bekerja di bank, sehingga memiliki keahlian di bidang perbankan,” ujar Lis.

Pernyataan tersebut menjadi jawaban atas berbagai spekulasi yang berkembang mengenai proses penetapan calon Direksi BPR Bestari.

Penulis:Roland/Tim Presmed
Editor :Redaksi

Berita Terkait: