
PRESMEDIA.ID– Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepulauan Riau akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menjual daging sapi segara di Pasar Bintan Center (Bincen), Kota Tanjungpinang, Kamis (11/3/2026).
Program ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya daging sapi segar.
Kepala DKP2KH Kepri Rika Azmi, mengatakan dalam kegiatan GPM ini, pihaknya menyediakan daging sapi segar dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
Menurutnya, selama dua hari pelaksanaan kegiatan, pihaknya menyiapkan 10 ekor sapi. Setiap harinya, sebanyak 5 ekor sapi akan dipotong untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Untuk daging sapi segar, kami siapkan 10 ekor sapi selama dua hari. Setiap harinya akan dipotong 5 ekor sapi,” ujar Rika usai membuka kegiatan GPM di Gedung LAM Bintan, Kijang, Rabu (10/3/2026).
Daging Sapi Didatangkan dari Lampung
Rika mengatakan, Sapi yang dijual dalam program Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan sapi yang didatangkan dari Lampung.
Harga daging sapi bisa dijual lebih murah karena biaya pengiriman atau fasilitasi distribusinya ditanggung oleh Badan Pangan Nasional.
“Kalau harga daging sapi di pasaran sekitar Rp170 ribu hingga Rp175 ribu per kilogram. Dalam GPM ini, masyarakat bisa membeli daging sapi segar hanya Rp140 ribu per kilogram,” jelasnya.
Rika juga mengungkapkan, dari satu ekor sapi rata-rata dapat menghasilkan sekitar 185 kilogram daging segar.
Dengan total 10 ekor sapi yang disediakan, maka jumlah daging yang tersedia dalam program ini bisa mencapai sekitar 1,8 ton.
Sementara untuk setiap harinya, tersedia sekitar 900 kilogram daging sapi segar yang berasal dari lima ekor sapi siap potong.
Karena jumlah daging yang disediakan terbatas, pemerintah juga menerapkan pembatasan pembelian bagi masyarakat.
Setiap pembeli hanya diperbolehkan membeli maksimal 2 kilogram daging sapi agar lebih banyak warga yang bisa mendapatkan manfaat dari program tersebut.
“Daging segar ini terbatas, jadi pembelian dibatasi. Setiap orang maksimal hanya 2 kilogram,” tutup Rika.
Penulis:Hasura
Editor :Redaksi











