
PRESMEDIA.ID, Bintan – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan, melakukan vaksinasi pada 300 ekor Sapi, untuk mencegah penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bintan.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kabupaten Bintan, dr.Iwan Berri Prima mengatakan vaksinasi 300 hewan Sapi di Bintan itu dilakukan pada triwulan pertama 2024.
“Target vaksinasi triwulan pertama sudah 100 persen,” ujar dr Iwan, kemarin.
Sebelum sapi itu divaksin, kata dr Iwan, hewan tersebut harus diperiksa terlebih dahulu oleh dokter. Tujuannya untuk memastikan kondisi sapi tersebut sehat.
Untuk sapi yang divaksin itu terdiri dari beberapa kecamatan. Yaitu di Kecamatan Bintan Timur ada 125 ekor, Kecamatan Gunung Kijang ada 125 ekor.
Lalu dari Kecamatan Teluk Sebong 29 ekor, Kecamatan Teluk Bintan 11 ekor dan 10 ekor lagi dari Kecamatan Toapaya.
“Sapi yang sehat yang divaksin. Jadi 300 sapi dari 5 kecamatan itu dinyatakan sehat dan sudah divaksin,” jelasnya.
dr Iwan menambahkan bahwa jenis vaksin yang disuntikkan berjenis vaksin merk Ourovac Aftosa dengan pemberian vaksin dosis 1 ekor sapi adalah 2 ml.
Vaksin tersebut didapatkan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DP2KH) Provinsi Kepri.
“Vaksin itu kita terima 4 Maret. Kemudian penyuntikan vaksin terhadap 300 ekor sapi itu dimulai 5-11 Maret 2024,” katanya.
Disinggung Kasus PMK di Bintan. dr Iwan mengaku sampai saat ini belum ditemukan kasus tersebut pada sapi. Maka untuk mencegahnya dilakukan penyuntikkan vaksin kepada sapi.
“Kami selalu mencegah dan mewaspadai penyebaran PMK. Semoga tidak ada kasus itu disini apalagi beberapa bulan kedepan akan merayakan Hari Raya Idul Adha sehingga kesehatan sapi harus dipastikan sejak sekarang,” ucapnya.
Penulis: Hasura
Editor : Redaksi












