
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau selama dua hari terakhir meningkat drastis. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, pasien terinfeksi corona pada per 26 dan 27 Juni 2021 bertambah 836 kasus. Sehingga, secara kumulatif total kasus aktif saat ini sebanyak 3.469 kasus.
Penambahan kasus tersebut juga dialami untuk pasien sembuh. Tercatat, pada kurun waktu yang sama pasien sembuh juga bertambah sebanyak 526 orang. Sementara, korban meninggal dunia juga bertambah 24 orang, dengan demikian total korban meninggal dunia sampai saat ini sebanyak 528 orang.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Mohammad Bisri, mengakui memang kasus positif Covid-19 di Kepri saat ini terus mengalami peningkatan.
”Namun, dari kebanyakan kasus aktif yang mendominasi merupakan orang tanpa bergejala. Memang Peningkatan nya saat ini suda cukup signifikan,” ucapnya.
Ia mengatakan, dari 7 kabupaten/kota, 3 diantaranya berstatus zona merah atau resiko penyebaran Covid-19 tinggi. Diantaranya, Kota Batam, Tanjungpinang, dan Bintan. “Sementara yang lainnya berstatus zona oranye,” singkatnya.
Bisri mengatakan, saat ini kasus aktif Covid-19 di Kepri didominasi oleh kasus yang tidak bergejala. Sehingga, warga yang terkonfirmasi positif memilih untuk melakukan karantina mandiri, jika tempat tinggalnya memadai.
Akan tetapi, masih Bisri, pemerintah daerah juga sudah menyediakan lokasi karantina terpadu di setiap kabupaten/kota untuk menampung para warga yang tidak bergejala untuk diisolasi.
“Untuk Tanjungpinang, karena penuh, maka tempat karantina terpadu nya kami tambah. Sekarang di LPMP, Hotel Louhas, dan Hotel Kunang-kunang,” ujarnya.
Selain itu, ditambahkannya, Pemprov Kepri bersama kabupaten/kota juga terus mendorong pelaksanaan vaksinasi. Sehingga, target vaksin 1,4 juta warga hingga Agustus 2021 bisa tercapai hingga terbentuk heard immunity dan kekebalan komunal di masyarakat.
Terlebih, Provinsi Kepri mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat untuk ketersediaan vaksin.
“Saat ini progres vaksinasi kita sangat baik sudah di angka 44,77 persen, kalau tidak salah peringkat ke-2 nasional,” demikian Bisri.
Penulis: Ismail
Editor: Ogawa












