Pemko Tanjungpinang Salurkan Sapi Kurban Presiden RI dari Pengadaan APBN ke Masjid At-Taubah

Sapi kurban jenis Simmental 1,04 ton Presiden Republik Indonesia untuk Kota Tanjungpinang dialokasikan ke Masjid At-Taubah, pada Idul Adha 1447 Hijriah Jalan Cendrawasih, KM 8, Kota Tanjungpinang (Roland/Presiden)
Sapi kurban jenis Simmental 1,04 ton Presiden Republik Indonesia untuk Kota Tanjungpinang dialokasikan ke Masjid At-Taubah, pada Idul Adha 1447 Hijriah Jalan Cendrawasih, KM 8, Kota Tanjungpinang (Roland/Presiden)

PRESMEDIA.ID– Pemerintah Kota Tanjungpinang menerima satu ekor sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Sapi kurban jenis Simmental dengan bobot mencapai 1,04 ton tersebut dialokasikan untuk Masjid At-Taubah yang berada di Jalan Cendrawasih, KM 8, Kota Tanjungpinang.

Bantuan sapi kurban Presiden RI itu merupakan bagian dari program penyaluran 1.098 ekor sapi kurban secara nasional yang bersumber dari APBN dengan total anggaran mencapai Rp100 miliar.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan pemilihan Masjid At-Taubah sebagai lokasi penyaluran dan pemotongan sapi kurban didasarkan pada kondisi wilayah yang padat penduduk dan membutuhkan distribusi daging kurban.

“Tahun lalu di Bukit Bestari, tahun ini kita geser ke Tanjungpinang Timur,” kata Lis saat meninjau pemotongan hewan kurban, Kamis (27/5/2026).

Menurut Lis, sapi kurban Presiden RI diperkirakan menghasilkan lebih dari 300 kilogram daging bersih yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Pemerintah Kota Tanjungpinang menargetkan distribusi daging kurban tersebut dapat menjangkau sekitar 500 kepala keluarga (KK) di kawasan sekitar Masjid At-Taubah.

“Kita berharap daging kurban ini nantinya bisa didistribusikan merata ke 500 kepala keluarga sekitar,” ujarnya.

Selain bantuan sapi kurban Presiden RI, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga menyalurkan sebanyak 56 ekor sapi kurban ke sejumlah masjid yang dinilai masih minim hewan kurban.

Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi pegawai pemerintah dan masyarakat yang kemudian difasilitasi untuk disalurkan secara merata ke wilayah yang membutuhkan.

“Kita fasilitasi lalu salurkan ke tempat yang membutuhkan agar masjid-masjid di daerah minim kurban bisa tetap berbagi ke masyarakat,” jelas Lis.

Di Masjid At-Taubah sendiri, total hewan kurban yang disembelih terdiri dari dua ekor sapi dan satu ekor kambing.

Momentum Hari Raya Idul Adha di Kota Tanjungpinang tidak hanya menjadi pelaksanaan ibadah keagamaan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada masyarakat.

Melalui distribusi hewan kurban yang merata, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap manfaat Idul Adha dapat dirasakan lebih luas, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penulis :Roland
Editor   :Redaktur