
PRESMEDIA.ID – Harga sejumlah bahan sembako di Tanjungpinang kembali naik setelah hari raya idul fitri 1446 hijriah.
Kenaikan harga bahan pokok ini terjadi pada sayur-mayur, cabai merah dan bahan sembako lainya di Pasar Bintan Centre Kota Tanjungpinang.
Sayur Sawi yang sebelumnya Rp 25 ribu, saat ini naik menjadi Rp 35 ribu, demikian juga dengan harga sayur Bayam dari Rp12 ribu per kilogram sebelumnya, saat ini naik menjadi Rp 25 ribu per kilogram.
Salah seorang pedagang, Pasaribu mengatakan, harga normal sayur Sawi biasanya hanya Rp 10 ribu per kilogram.
“Sayur bayam dan kangkung juga naik Rp13 ribu dari harga normal sebelumnya Rp12 menjadi Rp25 ribu per kilo gram,” ujar Pasaribu Jumat (4/4/2025).
Kenaikan ini menurut Pasaribu, disebabkan stoknya sayur yang langka dan sedikit, sementara permintaan meningkat.
“Setelah lebaran ini stok sayur berkurang dan petani enggan menanam karena harga sayuran sempat turun,” kata Pasaribu.
Sementara itu, pedagang cabai, Lauren mengatakan bahwa harga cabai merah saat ini mencapai Rp 105 ribu per kilogramnya.
Dimana sebelumnya hanya Rp 95 ribu per kilogramnya.
Menurutnya kenaikan itu disebabkan oleh sedikitnya stok cabai dan tingginya ongkos kirim dari daerah penghasil.
“Cabai dari Aceh dan Jawa. Ongkos kirimnya mahal,” singkat Lauren.
Ditempat yang sama, Konsumen seorang ibu rumah tangga, Yeni mengeluh dengan kenaikan harga sayur-sayuran tersebut.
“Biasanya saya membeli sayur selada di harga Rp 4 ribu per 1 ons. Tapi saat ini naik Rp 2 ribu menjadi Rp 6 ribu rupiah,” tutupnya.
Penulis: Roland
Editor : Redaktur













