
PRESMEDIA.ID, Batam – Calon Gubernur Provinsi Kepri HM.Rudi-Aunur Rafiq, menyatakan kesiapannya, memaparkan visi dan Misi serta Programnya, dalam memajukan Kepri, pada debat perdana Pilkada Kepri 2024.
Sebagaimana diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri, telah menetapkan, debat calon Gubernur Kepri Pilkada 2024, di Ballroom Radisson Hotel Batam pada 2 November 2024.
Adapun tema debat perdana Calon Gubernur Kepri ini menyangkut “Pembangunan Inklusif yang Berkeadilan.
Calon Gubernur Kepri HM.Rudi mengatakan, tema ini sangat relevan dengan visi dan misinya sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Nomor Urut 2 HM.Rudi-Aunur Rafiq.
Dengan pengalaman sebagai Walikota dan Bupati Karimun, HM.Rudi dan Aunur Rafiq, mengatakan, akan membawa kemajuan pembangunan yang Inklusif dan merata di 7 kabupaten dan kota di Provinsi Kepri.
“Kami siap menghadapi debat kandidat Pilkada ini. Saya dan bapak Aunur Rafiq akan memaparkan program yang akan kami lakukan membangun Kepri dengan inklusif dan berkeadilan,” ujarnya.
HM.Rudi mengatakan dengan berbagai pengalaman sebagai kepala daerah, Rudi dan Umur Rafiq optimis, akan dapat memberikan performa terbaik dalam debat kandidat Kepala daerah itu nanti.
“Ini menjadi modal kami untuk menyampaikan perspektif yang menjadi solusi,” tambahnya.
Rudi yakin materi debat akan meliputi langkah strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kepri serta upaya memaksimalkan pembangunan agar merata di seluruh kabupaten/kota.
“Visi dan misi kami adalah agar pertumbuhan ekonomi Kepri lebih maju dan pembangunan bisa merata. Dengan meningkatnya ekonomi daerah, angka pengangguran berkurang dan permasalahan stunting menurun,” ujarnya.
Kendati demikian, HM.Rudi mengaku, tidak melakukan persiapan khusus menjelang debat tersebut karena menurutnya, program apa yang akan dilakukan sebagai gubernur, telah menjadi asumsinya sebagai walikota dan Aunur Rafiq sebagai mantan Bupati di Karimun.
“Debat ini menjadi acuan bagi pemilih untuk melihat kemampuan calon dalam memaparkan visi dan misi. Kami akan mengalir saja nantinya,” ujar Rudi.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia mengartikan pembangunan inklusif yang berkeadilan sebagai pembangunan yang menciptakan kesempatan dan akses luas bagi seluruh lapisan masyarakat secara adil, serta bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan antar kelompok dan wilayah.
Tema ini sesuai dengan visi dan misi Rudi-Rafiq yang ingin mensejahterakan masyarakat Kepri, menciptakan banyak lapangan kerja, dan membangun wilayah Kepri secara merata sesuai kebutuhan daerah masing-masing.
Penulis: Wido S
Editor : Redaksi



















