Jamin Kondisi Ekonomi Stabil, Mendagri Minta Kepala Daerah Jaga Stabilitas dan Masyarakat Hindari Panic Buying

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian didampingi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat ditemui diaula Dompak (Roland/ presmedia)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian didampingi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat ditemui diaula Dompak (Roland/ presmedia)

PRESMEDIA.ID– Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak resah serta terpengaruh dengan isu kenaikan harga bahan bakar dan pangan.

Hal itu dikatakan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian saat melakukan kunjungan ke provinsi Kepulauan Riau belum lama ini.

Ia mengatakan, saat ini kondisi ekonomi nasional tetap stabil meskipun terdapat penyesuaian metodologi pada perhitungan harga tarif listrik.

“Kita himbau masyarakat tidak perlu resah dan melakukan aksi panic buying terhadap kebutuhan pokok maupun bahan bakar minyak (BBM),” ujar Tito Karnavian di Aula Wan Sri Beni Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin (9/3/2026).

Pemerintah lanjut dia, akan menjamin stok komoditas penting seperti beras akan berada dalam posisi yang sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional sehingga masyarakat tidak melakukan aksi panic buying.

Kepada kepala Daerah, Tito juga menginstruksikan, agar segera menggelar rapat internal guna memastikan kesiapan pasokan pangan, BBM dan energi di wilayah masing-masing.

Langkah antisipatif sebutnya, bertujuan menjaga kelancaran rantai pasok agar tidak terjadi gangguan distribusi yang merugikan konsumen.

Mendagri juga menekankan pentingnya pengamanan di lokasi wisata serta pengaturan arus mudik yang efektif.

Koordinasi lintas sektor sangat diperlukan untuk mencegah insiden kerumunan massa yang tidak terkendali demi menjamin keselamatan publik.

“Rasa aman dan nyaman harus dihadirkan untuk masyarakat, untuk itu lakukan pengamanan di arus mudik dan lokasi wisata, ” jelasnya.

Tito menegaskan seluruh kepala daerah wajib berada di wilayah tugasnya mulai 14 hingga 28 April untuk memimpin langsung pengendalian situasi di lapangan.

“Kehadiran pemimpin daerah secara fisik sangat krusial dalam mengawal stabilitas harga dan keamanan selama masa perayaan hari raya,” tutupnya.

Penulis:Roland
Editor  :Redaktur