
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Empat hari menjelang hari raya idul fitri 1444 h, harga daging sapi segar di kota Tanjungpinang mulai melonjak Rp150 per kilogram di Pasar Bintan Center (Bincen) Kota Tanjungpinang.
Izal pedagang daging sapi segar di pasar Bintan Center mengatakan, kenaikan daging Sapi segar itu sudah berlangsung sejak 16 April 2023 kemarin.
“Naik dari tiga hari lalu dari sebelumnya Rp120 per kilogram saat ini menjadi Rp150 per kilogram,” kata izal Selasa(18/4/2023).
Izal juga mengatakan, terjadinya kenaikan daging Sapi segar disebabkan minim dan kosongnya pasokan sapi yang akan dipotong menjelang lebaran.
Sementara sapi yang disebut pemerintah sudah di datang dari NTT beberapa waktu lalu, Ternyata adalah Sapi ternak yang kondisinya kurus dan masih perlu penggemukan.
“Sapi yang kami potong saat ini adalah stok sapi dari Natuna bukan dari pulau Jawa dan NTT. Sebab Sapi 500 ekor lebih yang baru didatangkan dari NTT itu belum bisa dipotong karena Sapinya kecil-kecil dan kurus, hingga masih harus digemukkan,” ujarnya.
Akibat kurangnya, sapi potong menjelang lebaran ini sebut para pedagang, membuat permintaan daging sapi segar melonjak, sementara suplai stok sapi saat di Tanjungpinang dan Bintan Minim.
“Jadi walaupun harganya naik karena pasokan minim penjualan daging sapi segar terus meningkat, karena sapi yang kami potong dalam satu hari hanya satu ekor,” jelasnya.
Ditempat terpisah, Kepala Bidang Stabilisasi Harga Endy Febri juga membenarkan naiknya harga daging sapi segar saat di pasar Tanjungpinang.
Ia menyampaikan bahwa kenaikan harga ini disebabkan minimnya pasokan sapi yang mau dipotong akibat pemberlakuan peraturan Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) secara nasional.
Pemerintah masih melarang pengiriman sapi dari zona merah ke wilayah zona hijau demikian juga ke Tanjungpinang dari daerah Lampung dan Jambi.
“Daerah produsen Lampung dan Jambi yang biasa mengirim ke Tanjungpinang masuk dalam zona merah, hingga sapi dari sana tidak boleh masuk ke Tanjungpinang,” sebutnya.
Endy mengimbau pada warga Tanjungpinang untuk saat ini beralih ke daging sapi atau kerbau yang beku.
Sementara berdasarkan pantauan di Pasar, harga daging sapi beku sampai saat ini belum mengalami peningkatan yaitu untuk nomor 2 seharga Rp 80 ribu dan yang nomor 1 Rp100 ribu.
Penulis: Roland
Editor : Redaktur











