Karantina Tanjungpinang Musnahkan Ratusan Kilo Tegahan Daging dan Tumbuhan

Pemusnahan Barang tegahan Daging dan tumbuhan oleh Balai Karantina Tanjungpinang.
Pemusnahan Barang tegahan Daging dan tumbuhan oleh Balai Karantina Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang memusnahkan ratusan kilogram barang tegahan, daging hewan dan tumbuhan dari Singapura, Malaysia dan Cina.

Sejumlah barang yang dimusnahkan antara lain, Bahan Asal Hewan (BAH) 70, 98 Kg, Hasil Bahan Asal Hewan (HBAH) 34,829 Kg, Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) Ilegal berupa tumbuhan sebanyak 30 batang, hasil tumbuhan 32 batang dan 196 kg serta buah-buahan 13 kg.

Kepala Seksi (Kasi) Karantina Tumbuhan Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang, Khalid Daulay mengatakan, pemusnahan barang tegahan itu merupakan kegiatan yang rutin yang dilaksanakan bersama instansi terkait yang ada di Tanjungpinang.

“Kegiatan pemusnahan ini, dilakukan terhadap bahan dan hasil-hasil pertanian dan hewan yang kami tegah karena merupakan bahan dan tumbuhan yang tidak aman,” ujar Khalid, saat ditemui di Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang, Jumat (8/11/2019).

Khalid menambahkan, sejumlah barang-barang itu di tegah saat masuk melalui pintu-pintu resmi karena tidak dilengkapi dengan dokumen persyaratan yang lengkap dari negara asal artinya sangat di yakini tidak menjadi sehat.

“Kalau sampai masuk ketempat kita, kemungkinan besar akan membawa penyakit dan hama itu akan bisa terjadi,”katanya.

Untuk jumlah, menurut Khalid, ada ratusan kilo berbahan daging hewan dan tumbuhan, dari berbagai macam. Selain itu, ada juga dari hasil tanaman, yang telah dikemas dalam bahan daging, sosis dan lainya.

“Atas sejumlah bahan itu, Karantina tidak melihat dari segi kerugian tetapi lebih kepada pencegahan tersebar dan masuknya hama penyakit serta organisme pengganggu tumbuhan,”tegasnya.

Penulis:Roland

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com