Kekurangan Reagen, Sample Swab PDP dan OTG Covid-19 Kepri Antre di BTKLPP Batam

Kekurangan Reagen, Sample Swab PDP dan OTG Covid-19 Kepri Antre di BTKLPP Batam
Plt.Gubernur Kepri dan Kepala dinas Kesehatan Kepri Tjejep Yudiaan saat mengunjugi laboratorium BTKLPP Kelas I Batam.

PRESMEDIA.ID,Batam- Ratusan sampel Swab dan darah, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 yang ditetapkan gugus tugas Covid-19 Kabupaten-kota dan Kepri, saat ini mengantre untuk diperiksa di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam.

Hal itu disebabkan, kurang dan minimnya reagen atau zat kimia yang digunakan untuk menguji sampel Swab dan darah paseien PDP, ODP serta OTG Covid-19 di Kepri untuk diketahui positif atau negatif corona virus.

Juru bicara gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19 Kepri Tjejep Yudiana mengatakan, kekurangan bahan reagen untuk pengujian ini, disebabkan minim dan terbatasnya bahan reagen saat ini.

Meski alokasi dana untuk pengadaan ada dan sudah dilakukan upaya pembelian, Kasta Tjejep, namun distributor yang memproduksi bahan reagen tersebut juga tidak memiliki stock bahan.

“Permasalahanya, bahan dan stock barangnya yang tidak ada, karena semua sedang membutuhkan. Kami juga sudah berusaha untuk mengadakan dan membeli tetapi stock barangnya lagi kosong,”sebut Tjejep.

Saat ini kata Tjejep, sejumlah sample swab dan darah ODP, OTG dan PDP di Kepri itu banyak sekali yang harus di uji karena terus meningkat dan saat ini tertahan dan mengantre di laboratorium BTKLPP Batam.

Hingga dari setiap bahan sample, sebut dia, dipertimbangkan mana yang duluan di lakukan uji Lab, dengan prioritaskan terhadap sample dan uji PCR pada pasien yang betul-betul membahayakan, untuk mengetahui hasil Swab PCR-nya dan tindakan tracing dan penelusuran dalam memutus rantai penyebaran dapat dilakukan.

Sedangkan Untuk pasien PDP yang sebelumnya meninggal saat uji Laboratorium dikirim untuk diuji, pengujian Swab-nya banyak yang ditunda dan rencananya baru akan diuji setelah bahan reagenya banyak tersedia.

Tjejep juga menyebutkan, saat ini laboratorium PCR BTKLPP Batam, hanya mendapat bahan rutin 1 kali seminggu dari Kementeriaan kesehataan sebanyak 250 reagen, dan bahan itu yang digunakan untuk menguji sejumlah sample yang minggu diumumkan ada penambahanya positif Covid-19.

“Memang sampai saat ini ada ratusan sampel swab dan darah, PDP dan OTG yang reaktif covid-19 yang masih menunggu uji laboratorium di BTKLPP Batam,”sebutnya.

Penulis;Redaksi�

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com