Kesehatan Wali Kota Tanjungpinang Kembali Drop, Tim Medis Lakukan Upaya Terbaik

Kesehatan Wali Kota Tanjungpinang Kembali Drop, Tim Medis Lakukan Upaya Terbaik
Wali kota tanjungpinang H.Syahrul di Rawat di Rumah Sakit Provinsi Kepri Raja Ahmad Thabib (RSUP-RAT) Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Kondisi kesehatan Wali Kota Tanjungpinang Syahrul kembali drop. Syahrul yang sebelumnya sempat dikabarkan mulai membaik kini kembali kurang stabil dan harus dirawat intensip.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengakui, kondisi kesehatan orang nomor 1 di Tanjungpinang itu kembali drop.

“Tidak stabil lagi,”katanya mengabarkan kondisi kesehatan Syahrul,Senin (27/4/2020).

Kendati demikian, lanjut Tjejep, tim medis Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Tabib terus berupaya semaksimal mungkin dan melakukan upaya terbaik, menjaga kondisi kesehatan beliau.

Saat ini, sebut Tjejep, tim medis di RSUP Kepri juga kembali memasang alat bantu pernapasan berupa ventilator yang sebelumnya sempat dilepas guna menjaga pernapasan beliau agar tetap stabil.

Sebelumnya, Setelah hampir dua pekan menerima perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Tabib, kondisi Wali Kota Tanjungpinang Syahrul sempat dikabarkan semakim membaik.

Berdasarkan laporan dari tim medis, kondisi pernapasan Syahrul saat itu mulai menunjukkan tanda-tanda membaik. Begitu pula dengan organ lainnya seperti jantung dan paru-paru.

“Kondisi Pak Syahrul semakin hari semakin baik. Kami dapat laporan dari tim medis tadi pagi bahwa pernafasan Pak Syahrul mulai membaik, dengan fungsi jantung dan paru-paru juga membaik,” ujar Tjetjep, Jumat (24/4/2020) lalu.

Wali Kota Tanjungpinang Syahrul sebelumnya dinyatakan positif COVID-19 pada Senin (13/4/2020) lalu. Syahrul dilarikan ke RSUP Ahmad Tabib akibat kondisi badan yang drop diikuti dengan gejala sesak napas sehingga mendapatkan perawatan intensif.

Selain itu, Syahrul juga menjadi cluster penyebaran COVID-19. Tercatat, beliau telah menularkan virus COVID-19 kepada tiga orang terdekat, yakni istri, cucu dan dokter pribadi.

Penulis:Ismail

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com