
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepri 2020 anjlok hingga 84,08 persen. Tercatat, selama satu tahun hanya 400 ribu wisman yang berkunjung ke Kepri.
“Kunjungan tahun ini sangat jauh dari target kita 2,6 juta. Total itu pun didominasi pada Januari dan Februari 2020 saja sebelum pandemi. Penurunannya mencapai 84,04 persen dari tahun 2019 lalu,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar, Jumat (29/1/2021).
Anjloknya kunjungan Wisman pada 2020 lalu ini, lanjut Buralimar, karena diakibatkan pandemi COVID-19. Hal itu, juga dialami seluruh wilayah Indonesia bahkan dunia internasional.
“Maka untuk 2021, sebisa mungkin akan kitra berupaya membuka kembali pintu wisman di Kepri melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak lainya. Bahkan Kemenpar juga mendorong ini segera dibuka,” ujarnya.
Saat ini sebutnya, hampir seluruh fasilitas pariwisata unggulan di Kepri sudah sangat siap menerima tamu wisman dengan mengedepankan protokol kesehatan.
Hal ini, mejnadi bukti keseriusan para pelaku pariwisata, mulai dari pengelola hotel, resort, bahkan penyelenggara kegiatan olahraga wisata agar pintu tersebut kembali dibuka.
“Terbukti dari Menpar kemarin, melihat kesiapan Batam dan Bintan menerima wisman. Sudah sangat siaplah, kita percaay diri,” kata Buralimar.
Dia berharap, pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali dibukanya pintu wisman ke Kepri. Agar, target wisman 2,6 juta pada tahun 2021 tercapai. Disamping itu, juga dapat membantu makin menggeliatnya ekonomi di Provinsi Kepri.
Sebagaimana diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan ke Kepri periode Januari-November 2020 sebanyak 411.913 kunjungan.
Jumlah tersebut mengalami penurunan hingga 84,08 persen dibanding periode yang sama tahun 2019, yaitu dari 2.587.881 kunjungan.
Penulis:Ismail
Editor :Ogawa












