
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Dilantik sebagai gubernur definitif provinsi Kepri, Isdianto tinggal memiliki 1 bulan waktu efektif.
Setelah itu, Isdianto akan cuti, sebagai Petahana bakal calon gubernur di Pilkada Kepri 2020.
Saat ditanya, apa yang akan dibuat dalam 1 bulan mendatang, Isdianto mengatakan, akan memanfaatkan masa kerja efektifnya itu untuk menyelesaikan serta melanjutkan pekerjaan yang sebelumnya tertunda. Terutama, menyelesaikan refoccusing anggaran yang hingga saat ini masih berjalan.
“Disisa waktu beberapa bulan lagi ini, karena saya juga sebagai calon gubernur, palingan efektif cuma 1 bulan, pastinya tidak akan terlalu banyak yang digesa,”ucapnya menjawab pertanyaan awak media saat tiba di Bandara Raja Haji Fisabillah (RHF) Tanjungpinang, Selasa (28/7/2020).
Ia menjelaskan, pada masa new normal ini, pihaknya akan menggesa percepatan progres APBD 2020 agar terserap maksimal. Dengan begitu, maka pertumbuhan ekonomi juga akan mulai bertumbuh.
Menurutnya, pandemi COVID-19 yang terjadi beberapa waktu belakangan memang sangat berdampak pada sulitnya perekonomian. Dimana, banyak masyarakat tidak dapat bekerja, PHK, bahkan serapan APBD yang menjadi salah satu pendongkrak ekonomi juga minim.
“Karena COVID-19 ini sangat berdampak pada terlambatnya kegiatan pembangunan. Di sisa masa kerja saya ini, akan saya gesa baik itu serapan fisik maupun recofusing anggaran,”ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah, mengatakan hingga kini serapan anggaran APBD Kepri sudah sekitar 40 persen. Persentase tersebut terbilang cukup minim, mengingat saat ini sudah masuk semester II 2020.
Kendati demikian, lanjut Arif, pihaknya tetap meminta OPD yang memegang kegiatan fisik, khususnya yang tidak masuk recofusing agar tidak menunda pelaksanaan kegiatannya.
“Biro pengadaan juga kami instruksikan agar menggesa proses lelang, jangan ditunda-tunda lagi. Agar kegiatan bisa dilaksanakan dengan cepat,”kata Sekdanya.
Penulis:Ismail












