
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Penampilan Soegi Bornean sukses berhasil mencuri perhatian masyarakat Kota Tanjungpinang, pada penutupan Millennial Carnival 2023 peresmian flyover jalan Basuki Rahman Tanjungpinang, Jumat (3/2/2023) malam.
Grup musik asal Semarang yang beranggotakan Fanny Soegiarto (vokal), Aditya Ilyas (gitar), dan Bagas Prasetyo (gitar) ini, tampil memukau pengunjung dengan membawakan lagu-lagu andalan ciptaan sendiri, sebut saja Raksa, Semenjana, dan Haribaan.
Tak ketinggalan, Soegi Bornean juga membawakan lagu yang sangat terkenal saat ini yaitu ‘Asmalibrasi’ yang berhasil membius masyarakat, terutama kaum milenial yang memadati panggung utama itu.
“Kami gak menyangka masyarakat Tanjungpinang yang nonton akan seramai ini, terima kasih pak Gubernur Kepri yang mengundang kami,” ujar Fanny, sang vokalis.
Milenial Carnival 2023 merupakan festival yang digagas Karang Taruna Kepri untuk menyambut sukacita selesainya pembangunan flyover pertama di Tanjungpinang.
Acara tersebut telah dimulai sejak Jumat pagi, beragam acara digelar untuk memeriahkan Milenial Carnival 2023 seperti senam sehat, lomba Tiktok, lomba modern dance, adu pantun, sampai kompetisi selfie di flyover Simpang Ramayana.
Ketua Karang Taruna Kepulauan Riau (Kepri), Fahrul Z Ahmad menyebutkan adanya ide untuk membuat Millennial Carnival ini selain sukacita atas berdirinya flyover, juga untuk wadah kreativitas anak-anak muda yang punya banyak bakat.
“Kita ingin sukacita ini dikemas dalam bentuk yang Millennial dan mendukung kreatifitas anak-anak muda, ini juga berkat dukungan penuh dari bapak Ansar Ahmad,” ujar Fahrul Z Ahmad.
Pada kesempatan itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menerima penyematan Satyalencana Dharma Aditya Karya Mahatva Yodha oleh Majelis Pertimbangan Katar Kepri, Said Muhammad Idris didampingi Ketua Katar, Fahrul Z. Ahmad.
Penghargaan Satya Lancana Dharma Aditya Karya Mahatva Yodha merupakan penghargaan tertinggi di bidang kepemudaan atas keberhasilannya membina dan mendukung pengembangan Karang Taruna.
Ansar kepada masyarakat Tanjungpinang yang hadir mengungkapkan jika pembangunan flyover adalah usaha untuk memperbanyak aksesoris ibukota untuk mempertegas Tanjungpinang sebagai Ibukota Provinsi Kepri.
“Kita ingin Tanjungpinang ini semakin indah sebagai ibukota Provinsi Kepri, maka dari itu kita banyak melakukan perubahan di Tanjungpinang mulai dari penataan kota lama, revitalisasi Pulau Penyengat, penataan media jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah, juga penataan Akau Potong Lembu,” ujar Ansar.
Dirinya pun memohon dukungan masyarakat untuk terus membangun Provinsi Kepri. Menurutnya, Provinsi Kepri sesungguhnya punya banyak potensi untuk maju asal didukung seluruh elemen masyarakat.
Penulis:Presmedia
Editor :Redaktur












