Sang Pemimpin Bifokal: “Sampai Kapan Kau Lari?”, Akhir Sunyi Sang Pemimpin di Balik Gunting Emas Opini|14 Agustus 20269 Agustus 2026oleh PresMed Syair Nasihat Lama berkata: Barang siapa menatap kota, lalu lupa pada rakyat,
Sang Pemimpin Bifokal: Mengintip Museum Sandiwara Tempat Stempel ‘TOLAK’ Dijadikan Souvenir Opini|13 Agustus 20269 Agustus 2026oleh PresMed Syair Nasihat Lama berkata: Barang siapa membangun museum, lalu lupa pada sejarah,
Sang Pemimpin Bifokal: Laporan Ilmiah ‘Spesies Pemimpin’ yang Pandai Mengubah Warna Kebijakan Opini|12 Agustus 202613 Agustus 2026oleh PresMed Syair Nasihat Lama berkata: Barang siapa mengamati spesies, lalu lupa pada habitat,
Sang Pemimpin Bifokal: “Terima Kasih Menolak Kami”, Isi Surat Cinta Warung Modern yang Tak Dibalas Opini|11 Agustus 20269 Agustus 2026oleh PresMed Syair Nasihat Lama berkata: Barang siapa menerima surat dari serigala, lalu berkata
Sang Pemimpin Bifokal: Suara dari Tenda Biru, Monolog Pedagang yang Lupa Cara Marah Opini|10 Agustus 20269 Agustus 2026oleh PresMed Syair Nasihat Lama berkata: Barang siapa mendengar teriakan, lalu pura-pura tuli, maka
Sang Pemimpin Bifokal: Matematika Kosmetik, Seni Menghitung yang Bikin Semua Orang Bahagia Opini|9 Agustus 2026oleh PresMed Syair Nasihat Lama berkata: Barang siapa menghitung angka, lalu lupa pada rakyat,
Sang Pemimpin Bifokal: Ketika Gunting Emas Lebih Berat daripada Stempel Opini|6 Agustus 2026oleh PresMed Syair Nasihat Lama berkata: Barang siapa memegang gunting emas, lalu berkata ‘ini
Sang Pemimpin Bifokal: Era Legislatif, Ketika Berteriak Lebih Gampang daripada Bertindak Opini|4 Agustus 20263 Agustus 2026oleh PresMed Syair Nasihat Lama berkata: Barang siapa berteriak dari kursi dewan, lalu lupa