Telan Dana Rp 9,3 M, Perbaikan Jembatan II Dompak di Target Siap 8 Bulan

Telan dana Rp.93 M Jembatan II Domoak Tanjungpinang akan Degera diperbaiki
Telan dana Rp.9,3 M Jembatan II Domoak Tanjungpinang akan Degera diperbaiki.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Provinsi Kepri menargetkan, perbaikan Jembatan II Dompak Tanjungpinag akan yang menelan dana Rp,9,3 Millar dari APBD 2020 Kepri akan tuntas dalam waktu delapan bulan.

Kepala Seksi (Kasi) Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Provinsi Kepri, Handoko mengatakan, saat ini proses lelang poyek perbaikan Jembatan II Dompak tersebut sedang dilaksanakan, dan diikuti belasan perusahaan.

“Mudah-Mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada kontraktor pemenangnya, dan diawal April mendatang sudah dilakukan penandatangan kontrak kerja dengan pemenang,”ujarnya, Senin (16/3/2020).

Ia mengungkapkan, proyek perbaikan tersebut membutuhkan teknik tingkat tinggi. Oleh karena itu, pihaknya juga tidak sembarangan dalam menentukan perusahaan yang akan menangani perbaikan jembatan tersebut.

“Pekerjaan perbaikan harus menggunakan teknik tingkat tinggi, karena harus dilakukan dengan menyelam. Artinya hanya perusahaan tertentu yang memiliki spesifikasi tersebut,” jelasnya.

Secara teknis, Handoko memaparkan, pengerjaan perbaikan itu akan dimulai pada tiang jembatan yang sudah rusak. Tiang-tiang tersebut lalu dibersihkan pada fase surut sepanjang lima meter.

Kemudian bagian yang rusak diklem menggunakan baja. Lalu, untuk mencegah terjadinya korosi karena udara dan air laut, maka digunakan cat anti karat yang diperkuat dengan biota katoda.

“Biota katoda berfungsi untuk menghambat terjadinya korosi. Kemudian baru dibeton menggunakan tulang besi untuk memperkokoh struktur tiang jembatan,” jelasnya.

Menurut Handoko, pengerjaam proyek ini hanya difokuskan pada perbaikan tiang jembatan yang mengalami kerusakan akibat korosi. Artinya, tidak semua struktur tiang jembatan yang diperbaiki pada tahap awal ini.

“Diharapkan, dengan anggaran Rp9,3 miliar itu dapat memperbaiki semua kerusakan pada tiang jembatan,” harapnya.

Ia menambahkan, untuk menyiasati terbatasnya anggaran, pekerjaan lanjutan akan dilakukan pada 2021 mendatang. Meskipun demikian, pada 2020 pihaknya fokus untuk memperkuat struktur tiang jembatan. Sehingga mempercepat untuk membuka akses bagi aktivitas masyarakat yang melintas di Jembatan II Dompak, Tanjungpinang.

“Setelah perbaikan nanti, kita juga akan melakukan pengujian melalui Pusjatan (Pusat Jalan dan Jembatan),” tutup Handoko.

Penulis:Ismail