
PRESMEDIA.ID, Lingga – Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy mengusulkan pemenuhan kebutuhan listrik pada sejumlah daerah yang masih terisolir dan belum mendapatkan layanan listrik 24 jam di kabupaten Lingga ke PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) unit Dabo Singkep.
Hal itu dikatakan Neko W. Pawelloy, saat melakukan pertemuan silaturahmi dengan Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT. PLN Dabo Singkep-Lingga Selasa (27/9/2022).
“Untuk wilayah kabupaten Lingga hingga saat ini masih banyak daerah yang terisolir dan tidak teraliri listrik. Maka dari itu, kami mengajukan ke PLN agar menjadi prioritas, khususnya di wilayah Senayan dan Kepulauan Posek,” ujarnya.
Dari pertemuan yang dilakukan, Kepala ULP PLN Dabo Singkep mengatakan akan memprioritaskan 4 daerah di Lingga yang akan dialiri listrik 24 Jam. Keempat daerah itu, adalah Posek, Tamiang, Rejai dan Benar.
“Untuk tahap awal keempat daerah ini akan kita perjuangkan nantinya bersama dengan kepala unit PLN Dabo agar suplai kebutuhan listriknya bisa menyala 24 jam,” ujar Neko Wesha Pawelloy usai melakukan pertemuan dengan pihak PLN di Dabo Singkep.
Dengan 4 prioritas ini, maka Pembangkit Listrik Tenaga Diesel di daerah itu akan dioperasikan selama 24 jam hingga masyarakat juga dapat memanfaatkan listrik tersebut untuk lebih produktif.
“Usulan listrik menyala 24 jam di sejumlah Wilayah Lingga ini, sangat beralasan dalam menunjang sarana prasarana pelayanan pada masyarakat, mulai dari kesehatan pelayanan di Kantor Camat, sekolah, serta dalam meningkatkan produktivitas masyarakat dalam meningkatkan ekonomi,” jelasnya.
Harapan pemerintah Lingga lanjutnya, agar usulan tersebut dapat segera terwujud dalam waktu dekat, sehingga masyarakat dapat segera nikmati listrik 24 jam.
“Kami juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih pada ULP PLN Dabo yang selama ini sudah bekerja maksimal, untuk menjangkau pulau-pulau kecil di Lingga agar dialiri listrik 24 jam,” ujarnya.
Penulis: Aulia
Editor: Redaksi













