
PRESMEDIA.ID– Pemerintah pusat diminta mempercepat realisasi investasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) PT Tianshan Alumina Indonesia (TAI) serta pengembangan industri rumput laut di Kabupaten Lingga.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, juga mengatakan, selain Batam dan Bintan, kabupaten dan kota lain di Kepri diharapkan dapat berkontribusi dalam pencapaian target investasi tahun 2026 sebesar Rp86 triliun.
Kabupaten Lingga katanya, menjadi salah satu fokus utama, khususnya melalui pengembangan KEK PT Tianshan Alumina Indonesia (TAI).
Proyek KEK TAI Lingga Masih Terkendala
Meski memiliki potensi besar, hingga kini realisasi KEK Lingga masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya, proyek tersebut belum masuk dalam pertimbangan Dewan Kawasan Nasional di tingkat pusat.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lingga masih berupaya menyelesaikan persoalan lahan yang berkaitan dengan kawasan milik TNI AL.
Kondisi ini membuat proyek strategis tersebut belum menunjukkan progres signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Investasi Rp83 Triliun Terancam Mandek
Sebagaimana diketahui, PT.Tianshan Alumina Indonesia sebelumnya telah berkomitmen menanamkan investasi sebesar Rp83 triliun untuk pembangunan pabrik pemurnian alumina di Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep.
Namun, dalam tiga tahun terakhir proyek ini terhambat akibat belum adanya kepastian terkait status lahan dan perizinan, terutama karena lokasi tersebut sebelumnya masuk dalam kawasan latihan militer.
Ketidakpastian ini bahkan berpotensi membuat investor hengkang jika tidak segera ada solusi konkret.
Selain sektor industri alumina, pengembangan industri rumput laut di Dabo Singkep juga menjadi salah satu andalan investasi di Lingga.
Masuknya investor dari Jawa Barat diperkirakan akan mendorong peningkatan produksi secara signifikan.
“Pengembangan ini melibatkan banyak tenaga kerja, terutama ibu-ibu, dan diharapkan bisa berkembang hingga 5.000 hektare,” ujar Ansar.
Sektor ini sebut Ansar, memiliki dampak ekonomi langsung, terutama dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.
Ansar juga menilai percepatan investasi di Lingga sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara merata.
Selain meningkatkan nilai investasi, proyek-proyek ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan potensi yang besar, dukungan penuh dari pemerintah pusat, daerah, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci agar investasi di Lingga bisa segera terealisasi.
Penulis:Roland/Presmedia
Editor :Redaktur













