
Pemerintah Kabupaten Lingga menjamu pejabat Negeri Pahang dengan tradisi makan berhidang di LAM Kepri
PRESMEDIA.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga menggelar jamuan makan malam berhidang untuk menyambut kunjungan pejabat dari Negeri Pahang, Malaysia.
Acara tersebut berlangsung di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Lingga, Kamis (23/4/2026) malam.
Tradisi makan berhidang yang disuguhkan menjadi simbol penghormatan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Melayu kepada para tamu kehormatan.
Jamuan makan malam ini dihadiri langsung oleh Bupati Lingga M. Nizar, Wakil Bupati Lingga H. Novrizal, S.T., unsur Forkopimda, kepala OPD, Ketua MUI, Ketua Pengadilan Agama, serta zuriyat Kesultanan Riau-Lingga. Sejumlah undangan penting lainnya juga turut meramaikan acara tersebut.
Dari pihak Negeri Pahang, hadir Exco Pahang Yang Berhormat (YB) Tuan Fadzli Mohammad Kamal bersama rombongan.
Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Antar Daerah
Jamuan makan berhidang ini tidak sekadar acara seremonial. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus upaya mempererat hubungan silaturahmi antara Pemkab Lingga dan Pemerintah Negeri Pahang.
Selain itu, momen ini juga menjadi langkah strategis dalam membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, sosial, hingga kebudayaan.
Bupati Lingga, M. Nizar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai hubungan antara Lingga dan Pahang merupakan bagian dari ikatan persaudaraan serumpun yang harus terus dijaga.
“Kami sangat menyambut baik kunjungan ini sebagai upaya mempererat persaudaraan serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas ke depan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, YB Tuan Fadzli Mohammad Kamal menegaskan bahwa hubungan antara Negeri Pahang dan Lingga telah terjalin sejak lama dan perlu terus diperkuat.
“Kami berharap silaturahmi ini terus diperkukuh demi kemajuan bersama di masa mendatang,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta peluang kolaborasi yang lebih luas antara kedua daerah. Tidak hanya dalam sektor pemerintahan, tetapi juga pengembangan sosial dan pelestarian budaya Melayu sebagai warisan bersama.
Penulis:Aulia
Editor :Redaksi













