
PRESMEDIA.ID,Lingga- Kendati ditemukan satu warga Lingga positif COVID-19 meninggal saat di rujuk ke RS Batam, Pemerintah kabupatan Lingga menyatakan, akan tetap meneruskan program kebijakan New Normal atau kenormalan baru aktivitas masyarakat di tengah pandemi COVID dengan protokoler kesehatan, paska pencabut kebijakan blocking area.
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Lingga, Fikrizal mengatakan, kebijakan pencabutan blocking area Lingga dudah dilakukan dan kebijakan New Normal akan dilanjutkan dengan melihat perkembangan yang terjadi di lapangan.
Dengan pencabutan blocking area yang sudah dilakukan lanjut Fikrizal, akses transportasi laut dari dan ke Lingga akan mulai beroperasi pada 5-6 Juni 2020 mendatang, yang tentunya dengan protokoler kesehatan yang sangat ketat, baik terhadap operator kapal maupun penumpang yang naik dan tiba di Lingga.
Dalam pelaksanaan protoker kesehatannya, akan dilakukan pemeriksaan dan pengecekan dengan ketat di pintu masuk pelabuhan Kabupaten Lingga,”sebutnya pada media ini, Minggu (31/5/2020)
Hal yang sama lanjut Fikrizal, penerapan New Normal atau kenormalan baru aktivitas masyarakat ditengah pandemi COVID-19 di Lingga akan tetap dilanjutkan. Penerapan kebijakan tersebut dibarengi dengan protokoler kesehatan dan pencegahan yang sangat ketat serta penerapan sanksi bagi pelanggar.
“New Normal yang akan diberlakukan akan dibarengi protokoler kesehatan yang sangat ketat, dan menuntut ketaatan masyarakat serta semua pihak untuk melaksanakanya,”sebut Fikrizal.
Sebagai mana diketahui, Seorang pasien rujukan asal Lingga Tn.S dinyatakan positif COVID-19 setelah meninggal dunia di Rumah Sakit Budi Kemulian Batam, Jumat (28/5/2020) lalu.
Almarhum Tn.S diketahui positif COVID-19 setelah 4 hari meninggal berdasarkan hasil Uji Swab PCR Lab yang dilakukan RS Budi Kemulian Batam. Hasil uji PCR swabnya, diterima Rumah sakit dan Gugus Tugas Percepataan Penanganan COVID-19 Lingga dengan Hasil positif COVID-19 pada Sabtu (30/5/2020) kemarin.
Bupati Lingga alias Wello mengatakan, informasi adanya pasien rujukan dari RS.Dabo Singkep Lingga positif COVID-19 itu diperoleh sekitar pukul 17.00 WIB, dan atas infromasi itu, pihaknya langsung menggelar rapat koordinasi dalam menetapkan sejumlah langkah yang akan dilakukan.
Rekam jejak dan riwayat pasien di RSUD Dabo Singkep harus menjadi perhatian bersama dan perlu diwaspadai,� kata Alias Wello saat mengelar rapat bersama sejumlah OPD dan tim Gugus Tugas COVID-19 di Lingga.
Penulis:Redaksi�
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












