
PRESMEDIA.ID- Wakil Bupati Lingga H.Novrizal secara resmi membuka Semarak Lomba Museum Linggam Cahaya 2026, Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Lingga untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap sejarah, budaya, dan warisan negeri.
Dengan mengusung tema “Melangkah Bersama Museum, Merawat Warisan Negeri”, kegiatan yang berlangsung pada 26–29 Agustus 2026 tersebut menghadirkan berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat.
Sejumlah lomba yang digelar antara lain Peragaan Busana Awang dan Dayang, Tari Inai Lingga, Video Reels Promosi Museum, serta Permainan Layang-Layang Kreasi.
Semarak Lomba Museum Linggam Cahaya 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan kreativitas masyarakat untuk mengenal lebih dekat sejarah serta kekayaan budaya Kabupaten Lingga.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk mengenal, mencintai, sekaligus ikut mempromosikan museum dan kebudayaan Lingga, terutama kepada generasi muda.
Pemerintah Kabupaten Lingga juga terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, pelaku budaya, dan generasi muda dalam menjaga warisan sejarah dan budaya daerah.
Sebab, merawat warisan bukan hanya tentang menjaga peninggalan masa lalu. Lebih dari itu, upaya tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan cerita, nilai, identitas, dan jati diri negeri tetap hidup serta dikenal oleh generasi mendatang.
Museum Jadi Ruang Edukasi dan Kreativitas
Wakil Bupati Lingga H. Novrizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan Semarak Lomba Museum Linggam Cahaya 2026.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan ini, serta kepada seluruh peserta yang telah ikut memeriahkan lomba. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Novrizal.
Menurutnya, keberadaan museum perlu terus didekatkan dengan masyarakat. Museum tidak hanya dipandang sebagai tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi juga sebagai ruang belajar untuk memahami perjalanan sejarah, identitas, dan nilai-nilai budaya yang diwariskan para pendahulu.
Karena itu, berbagai kegiatan kreatif dan edukatif dinilai penting untuk membuat museum semakin menarik dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
Warisan Budaya Lingga Harus Terus Dijaga
Novrizal juga memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan berbagai kegiatan kebudayaan sebagai bagian dari langkah nyata menjaga eksistensi warisan budaya daerah.
“Warisan budaya adalah identitas yang harus kita jaga dan terus kita wariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, kegiatan-kegiatan seperti ini perlu terus didukung dan dikembangkan agar masyarakat semakin dekat dengan sejarah dan budayanya sendiri,” katanya.
Ia menambahkan, dengan mengenal dan mencintai warisan budaya, masyarakat turut memastikan nilai-nilai budaya tersebut tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Pembukaan Semarak Lomba Museum Linggam Cahaya 2026 turut dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Lingga, para peserta, serta sejumlah pihak yang terlibat dalam rangkaian kegiatan.
Melalui semangat “Melangkah Bersama Museum, Merawat Warisan Negeri”, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga sejarah dan budaya merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Penulis:Aulia
Editor :Redaksi
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












