Bupati Lingga Apresiasi Karya Literasi Putra Daerah Melalui Buku “Hikayat Sang Pengadu”

Bupati Lingga menerima buku ketiga karya putra daerah Kabupaten Lingga berjudul “Hikayat Sang Pengadu” yang ditulis oleh Tenaga Ahli Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Rakyat (Naker dan Kesra), Ustadz H. Abdullah bin Naasher
Bupati Lingga menerima buku ketiga karya putra daerah Kabupaten Lingga berjudul “Hikayat Sang Pengadu” yang ditulis oleh Tenaga Ahli Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Rakyat (Naker dan Kesra), Ustadz H. Abdullah bin Naasher. (Foto-Aulia/Presmedia) 

PRESMEDIA.ID– Bupati Lingga menerima buku ketiga karya putra daerah Kabupaten Lingga berjudul “Hikayat Sang Pengadu” yang ditulis oleh Tenaga Ahli Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Rakyat (Naker dan Kesra), Ustadz H. Abdullah bin Naasher, Senin (18/05/2026).

Penyerahan buku tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Buku Nasional 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuhnya budaya literasi di Kabupaten Lingga.

Sebelumnya, Ustadz H.Abdullah bin Naasher juga telah menerbitkan dua buku lainnya, yakni “Kampung Bermadah, Tamadun Berjiwa” dan “Dua Langkah Hidup”.

Kehadiran karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa putra daerah Lingga mampu menghadirkan literasi yang sarat nilai keislaman, budaya Melayu, dan refleksi kehidupan yang inspiratif bagi masyarakat.

Bupati Lingga, M.Nizar, menyampaikan apresiasinya atas terbitnya buku tersebut. Menurutnya, karya itu menjadi simbol semangat membangun budaya literasi sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang gemar membaca, menulis, dan berkarya.

Buku “Hikayat Sang Pengadu” mengangkat pesan-pesan spiritual yang menyentuh hati. Melalui buku ini, pembaca diajak untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjadikan doa sebagai tempat terbaik untuk mengadu, serta mengingat kehidupan akhirat di tengah kesibukan dunia modern.

Selain tersedia dalam bentuk cetak, buku tersebut kini juga dapat diakses dalam format digital melalui e-book dan playbook. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan literasi kepada masyarakat di berbagai daerah.

Digitalisasi karya tulis tersebut menjadi bagian dari upaya mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memperkuat budaya literasi berbasis digital di Kabupaten Lingga.

Ustadz H.Abdullah mengatakan, buku yang ditulisnya lahir dari keinginan menghadirkan bacaan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mampu menyentuh hati dan menjadi pengingat bagi kehidupan manusia.

“Melalui tulisan ini, saya berharap masyarakat dapat kembali mengingat Allah, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan memahami bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara,” ujarnya.

Ia berharap, buku karyanya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Lingga untuk terus berkarya dan berani menulis.

Menurutnya, perkembangan dunia digital saat ini membuka peluang besar bagi penulis daerah untuk memperkenalkan karya hingga menjangkau pembaca lebih luas melalui platform digital seperti e-book dan playbook.

Pemerintah Kabupaten Lingga sendiri terus mendukung tumbuhnya budaya literasi dan pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, pembinaan karakter, serta pemberdayaan kreativitas masyarakat.

Terbitnya buku ketiga karya putra asli Kabupaten Lingga ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebarkan nilai-nilai kebaikan, memperkuat spiritualitas, serta membangun peradaban yang berilmu, berbudaya, dan berakhlak mulia.

Penulis:Aulia
Editor :Redaksi