
PRESMEDIA.ID,Karimun- Protes jalan rusak dan tak kunjung diperbaiki pemerintah, Warga Batu Putih Kelurahan Gading Sari Kecamatan Kundur Karimun pasang pamplet di pingir jalan.
Bunyinya, “Selamat Datang di Wisata Jalan Rusak-PHP” kemudian ada juga pamplet dengan tulisan “Selamat Datang di Jalan Hancur Bekecai”.
Tulisan itu terpampang dipinggir jalan, bersama photo kondisi jalan utama warga kampung yang rusak parah. Selain itu, warga juga menanam batang pisang persis dipinggir jalan tepat disamping jalan rusak parah,
Tidak ada yang tahu siapa yang memasang pamplet tulisan berisikan protes dan sindiran itu, Namun warga mengaku sejak pagi tulisan tersebut telah terpasang.
Menurut penuturan Rahmad warga setempat, jalan yang melintasi Tanjungsari, Batu Putih dan Gading di Kelurahan Gading Sari itu dinilai tak pernah mendapat perhatian dari pemerintah. Kondisi itu sudah terbiar sejak belasan tahun.
“Sudah belasan, bahkan puluhan tahun tak pernah tersentuh pembangunan jalan kami ini, yang nampak hanya tinggal batu-batu sisa pengaspalan puluhan tahun lalu,”kata Rahmad, Selasa (23/6/2020).
Padahal lanjut dia, jalan tersebut merupakan akses menuju wisata Pantai Gading dan perkebunan durian dan kerap dilalui para pejabat untuk menyantap durian.
“Pejabat sekelas Bupati yang katanya kelahiran Tanjungbatu pun tidak bisa berbuat apa-apa terhadap kampung halamannya,”ujar warga itu lagi.
Aksi protes berupa pemasangan tulisan pada jalan rusak tersebut pun langsung viral di media sosial. Khususnya warga Kundur berama-ramai memposting foto jalan rusak yang dipasang kain berisikan tulisan sindiran itu.
Hingga berita ini Viral, belum ada tanggapan ataupun konfrimasi dari Bupati Karimun Aunir Rafiq atas protes dan keluhan masyarakat ini. Upaya konfrimasi tehadap bupati masih terus dilakukan.
Penulis:Tri/Redaksi
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












