Lestarikan Warisan Melayu, Kepri dan Lingga Digitalisasi Naskah Kuno

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama Pemerintah Kabupaten Lingga melaklukan kegiatan Identifikasi, Pendaftaran dan Digitalisasi Naskah Kuno Nusantara di Kabupaten Lingga. (Foto-Aulia)
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama Pemerintah Kabupaten Lingga melaklukan kegiatan Identifikasi, Pendaftaran dan Digitalisasi Naskah Kuno Nusantara di Kabupaten Lingga. (Foto-Aulia)

PRESMEDIA.ID– Upaya melestarikan warisan budaya Melayu terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama Pemerintah Kabupaten Lingga. Salah satunya melalui kegiatan Identifikasi, Pendaftaran dan Digitalisasi Naskah Kuno Nusantara di Kabupaten Lingga.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Audio Visual Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lingga, Kamis (1/10/2026), menjadi bagian dari upaya menelusuri dan mendata naskah kuno yang masih tersimpan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, keberadaan naskah kuno yang berkaitan dengan sejarah dan kerajaan Melayu di Lingga diharapkan dapat dihimpun secara lebih sistematis.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lingga, Sumiarsih, mengatakan naskah kuno memiliki nilai penting karena menyimpan berbagai informasi mengenai kehidupan masyarakat pada masa lalu.

Menurutnya, naskah tersebut tidak hanya mencatat sejarah, tetapi juga memuat informasi mengenai adat istiadat, keagamaan, bahasa, sastra, pengetahuan serta kehidupan sosial masyarakat pada zamannya.

“Naskah kuno bukan sekadar peninggalan yang diwariskan oleh generasi terdahulu. Di dalamnya terdapat sumber pengetahuan dan jejak peradaban yang perlu kita jaga, kita lestarikan, serta kita manfaatkan secara bertanggung jawab untuk kepentingan generasi sekarang maupun generasi yang akan datang,” ujar Sumiarsih.

Ia menyebut sebagian naskah kuno masih berada di tangan masyarakat dan belum seluruhnya terdata. Karena itu, proses identifikasi dan pendaftaran diperlukan untuk mengetahui keberadaan sekaligus kondisi naskah.

Digitalisasi untuk Menjaga Warisan Budaya

Sumiarsih menilai digitalisasi menjadi langkah penting untuk menyelamatkan informasi yang terkandung dalam naskah kuno sekaligus mendukung upaya pelestariannya.

Data yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi basis informasi dan bahan perencanaan pelestarian naskah kuno di Kabupaten Lingga.

“Kita berharap melalui kegiatan ini dapat diperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai keberadaan naskah kuno di wilayah Kabupaten Lingga, sehingga nantinya dapat ditindaklanjuti dalam upaya pelestarian dan perlindungannya,” katanya.

Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten juga diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga warisan budaya tertulis. Dengan demikian, nilai sejarah dan pengetahuan yang terkandung di dalam naskah kuno tetap dapat dipelajari dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Kegiatan identifikasi dan digitalisasi naskah kuno ini turut menghadirkan budayawan Melayu Provinsi Kepulauan Riau, Raja Malik Hafrizal dan Rendra Setyadiharja. Selain itu, hadir narasumber dari Kabupaten Lingga, M. Fadlillah, serta Ketua Pelaksana kegiatan dari Provinsi Kepulauan Riau, Wan Afzan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pendataan sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam menjaga kekayaan sejarah dan budaya Melayu yang masih tersimpan di tengah masyarakat Lingga.

Penulis:Aulia
Editor :Redaktur

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com

Tinggalkan Balasan