
PRESMEDIA.ID,Bintan- Antisipasi teror ular sebagai mana yang terjadi di pemukiman warga di Jawa dan Sulawesi, Dinas kesehatan Kabupaten Bintan menyediakan serum anti bisa ular di seluruh puskesmas yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Bintan.
Kepala dinas kesehatan Kabupaten Bintan dr Gama AF Isnaini mengatakan, penyediaan serum anti bisa ular itu dilakukan sebagai langka antisipasi terhadap warga yang digigit ular dengan bisa mematikan di Bintan,
Kabupaten Bintan lanjut Dia, memiliki 15 puskesmas, dan serum ular itu disediakan dimasing-masing puskesmas dengan persentase Satu puskesmas satu serum anti bisa.
Namun satu serum, kata Gama, hanya bisa digunakan untuk satu orang pasien. Apabila sudah terpakai pihaknya akan mengirimkan serum itu lagi ke puskesmas yang melayani pengobatan korban digigit ular.
�Kalau udah digunakan kita pasoki lagi serumnya. Sifatnya habis tambah, namun sampai saat ini serum itu jarang terpakai,� katanya.
Untuk mengantisipasi agar terhindar dari teror ular. Dihimbau kepada warga untuk selalu membersihkan rumah. Jangan sampai ada tumpukan-tunpukan barang di sekitar rumah karena ular menyukai tempat yang hangat untuk berlindung.
Kemudian memberikan ventilasi saluran air dengan kawat agar ular tidak langsung masuk ke saluran hingga ke dalam rumah. “Berikanlah wewangian di dalam rumah. Karena ular tidak menyukai bau wewangian,”ucapnya.
Penulis: Hasura













