
PRESMEDIA.ID– Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat pemantauan lalu lintas maritim di Selat Malaka dan Selat Singapura.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi dampak konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel di kawasan Timur Tengah.
Diketahui, kedua selat tersebut merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia yang memiliki peran strategis bagi perdagangan internasional.
Komandan Pangkalan TNI AL Bintan, Letkol Laut (P) Wityuda Timortimur, mengatakan, dari pemenatauaan, hingga saat ini belum ada dampak langsung dari konflik tersebut terhadap wilayah perbatasan Indonesia, khususnya di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
Meski demikian, TNI AL tetap melakukan pemantauan secara intensif terhadap aktivitas pelayaran di wilayah laut Internasional itu.
“Aktivitas pelayaran di Selat Malaka dan Selat Singapura masih dalam kondisi normal dan terus kami pantau,” ujarnya.
Pengawasan lalu lintas kapal dilakukan melalui sistem pemantauan terintegrasi yang melibatkan berbagai unit.
Data pelayaran dikumpulkan oleh Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Mabes TNI AL, bekerja sama dengan Pusat Informasi Maritim (Pusinformar).
Selain itu, TNI AL juga mengoperasikan sejumlah titik radar yang tersebar di wilayah pesisir, terutama di sekitar Selat Malaka dan Selat Singapura.
Terkait kemungkinan adanya dampak militer, Wityuda menegaskan, bahwa hingga saat ini belum ditemukan indikasi pergerakan atau pengerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik Amerika Serikat maupun sekutunya di kedua selat tersebut.
“Hingga saat ini tidak ada indikasi pergerakan militer asing di wilayah ini,” jelasnya.
Lalu Lintas Kapal di Jalur Pelayaran Internasional Normal
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa aktivitas pelayaran masih berlangsung seperti biasa tanpa adanya perubahan signifikan.
Tidak ditemukan adanya peningkatan maupun penurunan jumlah kapal yang melintas.
“Pergerakan kapal masih normal, hanya aktivitas rutin dari satu titik ke titik lainnya,” pungkasnya.
Penulis:Hasura
Editor :Redaksi













