
PRESMEDIA.ID,Bintan-Sebuah kapal nelayan pengangkut bubu di Bintan KM.Kecapi terbakar di Pelantar Madi RT 02/RW 01 Desa Kelong Kecamatan Bintan Pesisir (Binsir), Kamis (19/3/2020) malam.
Kapolsek Bintan Timur (Bintim) Kompol Krisna Ramadhani mengatakan, sebelum terbakar, kapal berbahan kayu pengangkut bubu itu sempat melakukan perbaiki mesin di Kijang. Usai diperbaiki kapal yang dinakhodai Darmuja dan 3 ABK-nya itu dibawa ke Desa Kelong tepatnya disandarkan di Pelantar Madi.
“Jadi semalam sekitar pukul 09.00 WIB kapal itu diperbaiki mesinnya. Lalu pukul 15.00 WIB selesai dan dibawa ke Desa Kelong. Sampai di lokasi kejadian sekitar pukul 16.00 WIB,”ujar Krisna, Jumat (20/3/2020).
Setelah disandarkan di Pelantar Madi, kapal itu dibersihkan. Kemudian sekitar pukul 18.00 WIB nakhoda beserta 3 ABK-nya pergi meninggalkan kapal dalam kondisi mesin mati dan terkunci.
Dua jam kemudian, lanjutnya, nakhoda baru mendapat informasi bahwa kapalnya terbakar. Saat itu juga, nakhoda langsung menuju lokasi kejadian dan membawa kapal itu ke tengah laut.
“Kapal yang terbakar itu dibawa ke tengah laut agar tidak menyambar ke bangunan yang berada disekitar kapal. Lalu nakhoda dan ABK kapal, Polisi dan warga bersama-sama memadamkan api berhasil memadamkan api setelah 1 jam,”jelasnya.
Setelah kobaran api dipastikan padam secara menyeluruh, kapal tersebut kembali ditarik dan ditambatkan di Pelantar Madi.
“Dari hasil penyelidikan, api yang membakar kapal, diduga kuat berasal dari konsleting listrik yang timbul akibat arus pendek dari kabel stater yang terkelupas,”ujar Kapolsek.
Kejadian itu juga tidak menelan korban jiwa, Namun mengalami kerugian materil ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Penulis:Hasura













