
PRESMEDIA.ID– Diduga terhimpit ekonomi dan hutang, seorang Pemuda asal Tanjung Uban Bintan inisial Mr (33), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya Kampung Sakera, Kecamatan Bintan Utara, Senin (8/6/2026) malam.
Kanitreskrim Polsek Bintan Utara, Iptu Wisuda Meitari mengatakan, korban ditemukan telah meninggal dunia di dalam kamar rumahnya.
“Kami terima laporan bahwa korban meninggal dunia diduga dengan cara gantung diri,” ujar Iptu Wisuda, Selasa (9/6/2026).
Dari keterangan yang diperoleh, kejadian ini berawal dari kecurigaan pihak keluarga atau pelapor. Dimana mereka melihat pintu kamar adik korban dalam kondisi terkunci dari dalam.
“Jadi terungkapnya kasus ini berawal dari kecurigaan pintu kamar itu terkunci dari dalam,” jelasnya.
Melihat pintu terkunci, pihak keluarga terus berusaha mengetuk pintu agar korban membuka. Namun tak ada respon atau jawaban.
Rasa penasaran membuat pihak keluarga mengintip dari jendela luar. Disitu terlihat jelas korban sudah dalam posisi leher tergantung di dalam kamar tersebut.
“Mendapati korban dalam kondisi tergantung. Keluarga korban langsung mendobrak pintu kamar lalu menurunin korban dengan cara memotong tali yang menjerat leher korban,” katanya.
Keluarga mendapati korban sudah tidak bergerak. Kemudian panik sehingga melaporkan kejadian ini ke Polsek Bintan Utara.
Setelah menerima laporan tersebut kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian. Polisi melakukan olah TKP lalu membawa korban ke rumah sakit untuk divisum.
“Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban,” sebutnya.
Kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kerabat korban dan saksi lainnya. Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran terlilit hutang.
“Hasil pemeriksaan awal kerabat dan saksi lainnya diduga ia terlilit hutang hingga nekat melakukan bunuh diri,” ucapnya.
Penulis:Hasura
Editor :Redaksi













