
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Muhammad BIsri mengungkapkan, tingginya kasus kematian akibat Covid-19 di Kepri, salah satunya disebabkan Covid Varian Delta sudah masuk ke wilayah Kepri.
”Hal itulah, salah satu penyebab jumlah pasien meninggal dunia semakin banyak, terutama pada medio Juni-Juli 2021 ini. Dampak dari Varian Delta ini penularan virus Covid-19 menjadi lebih cepat,” kata Bisri Rabu (28/7/2021).
Menurut Bisri, masuknya varian delta ini awalnya dibawa oleh para PMI dari Malaysia. Kemudian, varian semakin tumbuh di daerah Jawa dan dibawa kembali melalui Batam dan Tanjungpinang.
“Ini juga hasil analisis para ahli terhadap ratusan sampel yang bersumber dari pasien Covid-19 di Kepri,” ujarnya.
Selain varian delta, lanjut Bisri, tim ahli itu juga menemukan Varian Alfa.
Dikatakannya, jika varian delta atau alfa sudah masuk ke Batam, maka dikhawatirkan juga berpotensi masuk ke daerah lain. Mengingat, mobilitas masyarakat kepulauan cukup terbuka dan sangat cepat.
“Rasanya sulit, kalau sudah masuk ke Batam tidak menyebar ke daerah lain,” katanya.
Maka dari itu, Bisri mengimbau, agar masyarakat senantiasa tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Serta, dapat menahan diri mengurangi kegiatan di luar rumah dan menghindari kerumunan
“Di samping vaksin, upaya pencegahan yakni dengan menerapkan protokol kesehatan,” demikian Bisri.
Penulis: Ismail
Editor: Ogawa












