
PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Gagal membuka rekening di burekol BRI, sebanyak 96 dari 4.595 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Keluarga Harapan (PKH) terancam gagal penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah Kabupaten Bintan 2019.
Pasal-nya, selain tidak terdata sebagai keluarga penerima manfaat, 96 keluarga kurang mampu di Bintan ini, juga belum membuka rekening kolektif (burekol) di BRI.
Kepala dinas Sosial kabupaten Bintan Edi Yusri mengatakan, kegagalan 96 keluarga KPM menerima BPNT secara online itu, sisebabkan adanya kesalahan pendataan dari pihak desa atau kelurahan dan tidak membuka rekening kolektif (burekol) di BRI.
“Kami juga tidak menemukan KPM ini di salah satu wilayah desa yang datanya dimasukan Desa dan keluarhan. Dan 96 keluarga yang belum dapatkan KKS gagal menerima sembako, karena belum membuka rekening kolektif (burekol),”ujarnya di saat menggelar lunching Program BPNT sistim online itu di Bintan,Senin,(18/11/2019).
Atas tidak masuknya 96 KPM tersebut, lanjut dia, dari 4.595 KPM dan PKH penerima bantuan, tahun ini jumlahnya berkurang menjadi 4.499 keluarga. Mereka berasal dari 3.106 KPM dan PKH serta 1.393 Non PKH,”katanya lagi.
Namun demikian, untuk 96 keluarga yang tak terima sembako akibat gagal burekol, tidak perlu kawatir karena akan dilakukan perbaikan data pada finalisasi data bantuan sosial pangan tahap selanjutnya.
Penulis: Hasura Bintan













