Gubernur dan Menhub Bahas Infrastruktur Pelabuhan dan Bandara di Karimun dan Natuna

IMG 20210825 WA0006
Gubernur Kepri H Ansar Ahmad berbincang bersama Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di Kantor Kemenhub Jakarta, Selasa (24/8/2021). (Foto: Istimewa/Kemenhub).

PRESMEDIA.ID, Jakarta – Gubernur Kepri H Ansar Ahmad bersama Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi kembali membahas tindak lanjut pembangunan Pelabuhan Malarko dan perpanjangan Bandara di Karimun serta Pelabuhan di Kabupaten Natuna.

Pembahasan dilakukan, saat Gubernur berkunjung ke kantor Kemenhub RI di Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Menurut Gubernur, Infrastruktur merupakan penopang perekonomian Kepri dan perlu digesa penyelesaiannya agar segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Gubernur Ansar mengatakan, sejumlah kunjungan yang dilakukan sebagai keseriusan Pemerintah dalam melakukan pembangunan di Kepri.

”Meskipun saat ini sedang dalam kondisi pandemi, Namun Pemerintah akan tetap melakukan terobosan-terobosan supaya tidak ketinggalan dalam hal pembangunan,” terang Gubernur.

Terkait pelabuhan Malarko di Kabupaten Karimun, Ansar memaparkan, jika posisi pelabuhan ini berada di jalur strategis dan berdekatan dengan beberapa negara tetangga.

Di area pelabuhan Malarko tersebut juga nantinya akan dibangun kawasan bisnis terpadu. Sehingga dipastikan keberadaan pelabuhan ini nantinya bisa menjadi roda perekonomian di Kepri dan di Karimun khususnya.

”Begitu juga dengan rencana perpanjangan bandaranya. menyangkut hal ini sudah dirapatkan di tingkat kementerian secara terbatas,” ujar Gubernur.

Hanya saja, lanjutnya, baik untuk rencana pembangunan pelabuhan Malarko dan perpanjangan bandara perlu ada pembahasan lebih lanjut guna membahas persoalan pembebasan lahan.

“Pemprov Kepri dan Pemkab Karimun akan segera melakukan rapat koordinasi teknis menyangkut hal ini, nanti kita cari solusinya,” terang Gubernur.

Kemenhub Dukung Penuh Semua Proyek di Kepri

Gubernur Ansar menambahkan, Menteri Perhubungan memberikan dukungan penuh terkait rencana pembangunan Pelabuhan Malarko dan perpanjangan Bandara di Karimun dan pelabuhan di Natuna tersebut.

Bahkan, untuk pembangunan Malarko, Menhub sudah meninjau langsung kondisi lapangan. Sebagai tindak lanjutnya, sudah dilakukan rapat terbatas di tingkat kementerian.

“Rencana kita ini disambut baik oleh pak Menteri. Dan Pemprov Kepri akan mengingatkan terus pihak kementerian sambil menyelesaikan masalah ganti rugi lahan yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah, baik Pemprov Kepri maupun Pemkab Karimun,” kata Gubernur.

Selanjutnya, menyangkut rencana pembangunan pelabuhan di Kabupaten Natuna. Terutama menyangkut DED yang diminta oleh kementerian Perhubungan sebelumnya, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Kepri telah menyiapkan anggarannya untuk membuat DED nya.

Pelabuhan terpadu Natuna ini rencananya akan dibiayai dari dana Kementerian Perhubungan dengan anggaran sebesar Rp200 miliar.

“DED nya akan segera kita bikin, anggarannya sudah disiapkan. Pelabuhan di Natuna ini juga posisinya sangat strategis dan sangat dinantikan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kunjungan Gubernur Ansar ke kantor Kemenhub ini, merupakan rangkaian kunjungan, setelah sebelumnya menyambangi kantor PT SMI dan ke kantor Kemenkes RI di Jakarta.

Penulis: Redaksi
Editor: Ogawa