
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Angka kasus COVID-19 di Provinsi Kepulauan Riau terus ”meroket”. Berdasarkan data dari Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri, per 30 Desember 2020, jumlah kasus COVID per 30 Desember sudah menembus angka 7.109 kasus.
Dari total jumlah tersebut, tercatat 179 orang meninggal dunia, 566 pasien masih dalam perawatan intensif dan karantina mandiri, sedangkan 6.364 orang lainnya dinyatakan sembuh total.
”Angka tersebut terus mengalami peningkatan sebanyak 36 kasus dari hari sebelumnya. Kendati demikian, penambahan kasus terkonfirmasi positif corona tersebut sejalan dengan bertambahnya pasien sembuh sebanyak 69 orang sekaligus pada hari yang sama,” kata Ketua Harian Satgas COVID-19 Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah kepada PRESMEDIA.ID, Kamis (31/12/2020).
Arif yang juga menjabat sebagai Sekdaprov Kepri ini menambahkan, secara akumulatif jumlah pasien yang sembuh di Kepri sebanyak 6.364 orang. Kendatipun begitu, pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk menekan angka terkonfirmasi COVID-19.
Bahkan, pada tahun APBD 2021 mendatang, Satgas dan pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan COVID-19 lebih maksimal. Seperti di bidang kesehatan, penyediaan laboratorium PCR lebih diintensifkan, sosialisasi dan pemberian vaksin, hingga alokasi anggaran Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit (RS) di bawah naungan BLUD Provinsi Kepri juga dimaksimalkan.
“Begitu pula dengan kabupaten/kota sudah kita minta untuk lebih siap menghadapi COVID-19 tahun depan,” ujarnya.
Selain itu, untuk bidang pemulihan ekonomi dan jaringan pengaman sosial (JPS), lanjut Arif, tahun depan Pemprov Kepri tidak menekankan pada bantuan sosial (basos) seperti awal pandemi 2020. Namun, penekananya lebih pada stimulus kepada UMKM guna mendongkrak ekonomi Kepri.
“Pekerjaan-pekerjaan yang menggunakan APBD juga akan kita maksimalkan. Kalau bisa di awal tahun sudha bisa kerja, sehingga ekonomi kita bisa mulai tumbuh pada awal tahun 2021,” terang Arif.
Arif juga menambahkan, selain upaya yang dilakukan pemerintah, pihaknya juga meminta kerja sama dari seluruh masyarakat untuk menekan angka COVID-19. Dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan (prokes) pada kehidupan sehari-hari.
“Kita tak henti-hentinya mengimbau kepada seluruh masyarakat tetap menggunakan masker, jauhi kerumunan. Terutama, pada liburan tahun baru ini,” imbau Sekda.
Untuk diketahui, jumlah pasien positif COVID-19 yang masih aktif baik dirawat dan menjalani karantina mandiri saat ini berjumlah 566 kasus. Seluruhnya tersebar di kabupaten/kota se-Kepri. Sementara, Kasus meninggal dunia akibat COVID-19 sudah menyentuh angka 179 kasus.
Penulis : Ismail
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












