KPLP Kerahkan KN.Sarotama P-112 Tangani Kapal Kandas di Bintan

KPLP Tanjung Uban menugaskan KN Sarotama P-112 menuju lokasi Kapal NEWSUN HARMONY yang kandas di Perairan Utara Mapur. Di dalam kapal tersebut, KSOP Kelas III Kijang juga menugaskan empat orang mendampingi KPLP Tanjung Uban.(Foto Hasura)
KPLP Tanjung Uban menugaskan KN Sarotama P-112 menuju lokasi Kapal NEWSUN HARMONY yang kandas di Perairan Utara Mapur. Di dalam kapal tersebut, KSOP Kelas III Kijang juga menugaskan empat orang mendampingi KPLP Tanjung Uban.(Foto Hasura)

PRESMEDIA.ID– Kantor Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Uban kerahkan KN.Sarotama P-112 ke lokasi Kapal Kargo Newsun Harmony yang dilaporkan kandas di Perairan Malibun, Desa Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, Kamis (18/12/2025).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan kapal serta keselamatan pelayaran di sekitar lokasi kejadian.

Kepala KPLP Tanjung Uban, Sugeng Riyono, mengatakan pihaknya telah mengirimkan personel bersama KN Sarotama P-112 ke perairan utara Pulau Mapur.

“KN Sarotama P-112 sudah berangkat menuju lokasi kapal kandas. Keberangkatan dilakukan bersama tim dari KSOP Kelas III Kijang,” ujar Sugeng di Tanjung Uban.

Setibanya di lokasi, tim gabungan akan melakukan pengecekan kondisi kapal serta pengamanan area sekitar guna mencegah risiko lanjutan.

Menurut Sugeng, pihaknya belum dapat menyampaikan kondisi pasti Kapal Newsun Harmony karena kapal patroli masih dalam perjalanan menuju lokasi.

“Kami akan melihat kondisi riil kapal, termasuk tingkat kerusakan dan langkah penanganan yang diperlukan. Hasil evaluasi akan kami sampaikan setelah kapal patroli tiba,” jelasnya.

Sugeng menambahkan, informasi kapal kandas diterima melalui Vessel Traffic Service (VTS).

Saat laporan masuk, sebagian armada PPLP Tanjung Uban tengah menjalankan misi kemanusiaan mengantar material ke lokasi bencana di Sumatera.

“KN Sarotama P-112 kami prioritaskan untuk penanganan kejadian ini. Setelah tugas selesai, kapal akan melanjutkan misi pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru),” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas III Kijang, Juanda Silaen, menyatakan pihaknya telah menurunkan personel untuk mendampingi KPLP Tanjung Uban.

“Kami menugaskan empat personel untuk bergabung di PLPL Tanjung Uban dan menuju lokasi menggunakan KN Sarotama P-112,” katanya.

Juanda menjelaskan, keterlibatan KSOP dilakukan karena keterbatasan armada besar, sehingga memanfaatkan kapal milik KPLP.

Evakuasi Tunggu Hasil Survei

Terkait rencana evakuasi kapal, Juanda menyebut pihaknya masih menunggu hasil survei kelas kapal.

“Evakuasi akan ditentukan setelah survei selesai, termasuk mempertimbangkan asuransi serta keputusan dari pemilik Kapal Newsun Harmony,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapal Newsun Harmony bertolak dari Pelabuhan PT BAI Kijang menuju Busan, Korea Selatan, Rabu (10/12/2025).

Kapal jenis kargo curah kering bermuatan alumina tersebut keluar jalur pelayaran akibat ombak besar dan angin kencang.

Kapal berbendera Panama dengan panjang 171 meter, lebar 27 meter, dan bobot 29.870 ton itu menabrak bebatuan dan kandas di Perairan Malibun, Pulau Utara Mapur. Hingga Kamis (18/12/2025), kapal masih berada di lokasi kejadian.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi